Nagoya, Jepang (ANTARA) - Atlet Leani Ratri Oktila membuka perjuangan tim para bulu tangkis Indonesia pada babak final dengan meraih perak nomor tunggal putri SL4 Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium di Prefectur Aichi, Nagoya, Jepang, Jumat.
Pada laga tersebut, Leani kalah dari wakil China Cheng Hefang dalam pertandingan tiga gim yang berakhir dengan skor 21-23, 21-13, 17-21.
Leani mengawali pertandingan dengan persaingan ketat pada gim pertama. Meski mampu mengimbangi permainan Cheng, atlet Indonesia itu harus kehilangan gim pembuka dengan skor tipis 21-23.
Memasuki gim kedua, Leani bangkit dan menunjukkan permainan yang lebih baik. Ia berhasil mengendalikan jalannya pertandingan untuk merebut gim tersebut dengan skor 21-13 sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Namun, pada gim penentuan, Leani tidak mampu mempertahankan momentum kebangkitannya. Cheng Hefang berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 21-17 untuk memastikan medali emas, sedangkan Leani membawa pulang medali perak.
Baca juga: Lima final para bulu tangkis warnai jadwal Indonesia Jumat
Tim para bulu tangkis masih memiliki empat laga final yang menjadi peluang untuk mempersembahkan emas pertama mereka bagi tim Merah Putih.
Fredy Setiawan akan bertemu wakil India Naveen Sivakumar dalam perebutan emas tunggal putra SL4.
Leani kemudian kembali bertanding bersama Hikmat Ramdani pada final campuran ganda SL3-SU5 pasangan menghadapi India Thulasimathi/Nitesh Kumar.
Peluang emas berikutnya datang dari pasangan Subhan/Rina Marlina yang menghadapi wakil China Lin Shuangao/Zeng Qingtao dalam final ganda campuran SH6.
Sementara itu, Suryo Nugroho/Muhammad Al Imran akan menutup rangkaian final para bulu tangkis dengan menghadapi pasangan Korea Selatan Shin Kyung Hwan/Cho Nadan dalam nomor ganda putra SL3-SU5.
Baca juga: Reda optimistis Indonesia tembus delapan besar Asian Para Games 2026
Baca juga: Tiga debutan sumbang lima medali para atletik Indonesia
Pada laga tersebut, Leani kalah dari wakil China Cheng Hefang dalam pertandingan tiga gim yang berakhir dengan skor 21-23, 21-13, 17-21.
Leani mengawali pertandingan dengan persaingan ketat pada gim pertama. Meski mampu mengimbangi permainan Cheng, atlet Indonesia itu harus kehilangan gim pembuka dengan skor tipis 21-23.
Memasuki gim kedua, Leani bangkit dan menunjukkan permainan yang lebih baik. Ia berhasil mengendalikan jalannya pertandingan untuk merebut gim tersebut dengan skor 21-13 sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Namun, pada gim penentuan, Leani tidak mampu mempertahankan momentum kebangkitannya. Cheng Hefang berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 21-17 untuk memastikan medali emas, sedangkan Leani membawa pulang medali perak.
Baca juga: Lima final para bulu tangkis warnai jadwal Indonesia Jumat
Tim para bulu tangkis masih memiliki empat laga final yang menjadi peluang untuk mempersembahkan emas pertama mereka bagi tim Merah Putih.
Fredy Setiawan akan bertemu wakil India Naveen Sivakumar dalam perebutan emas tunggal putra SL4.
Leani kemudian kembali bertanding bersama Hikmat Ramdani pada final campuran ganda SL3-SU5 pasangan menghadapi India Thulasimathi/Nitesh Kumar.
Peluang emas berikutnya datang dari pasangan Subhan/Rina Marlina yang menghadapi wakil China Lin Shuangao/Zeng Qingtao dalam final ganda campuran SH6.
Sementara itu, Suryo Nugroho/Muhammad Al Imran akan menutup rangkaian final para bulu tangkis dengan menghadapi pasangan Korea Selatan Shin Kyung Hwan/Cho Nadan dalam nomor ganda putra SL3-SU5.
Baca juga: Reda optimistis Indonesia tembus delapan besar Asian Para Games 2026
Baca juga: Tiga debutan sumbang lima medali para atletik Indonesia






Komentar (0)