Karhutla Gunung Ciremai Meluas Tembus 60 Hektare, Angin Kencang Hambat Pemadaman

rctiplus.com
1 jam lalu
Cover Berita
Karhutla Gunung Ciremai Meluas Tembus 60 Hektare, Angin Kencang Hambat PemadamanNasional | inews | Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:15Dengarkan Berita

KUNINGAN, iNews.id – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, semakin meluas hingga Kamis (22/10/2026) malam. 

Angin kencang disertai cuaca panas terik membuat kobaran api dengan cepat merembet ke segala arah.

Berdasarkan perkiraan awal dari Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, luas area hutan dan vegetasi yang hangus terbakar diperkirakan sudah mencapai 60 hektare.

Upaya penanggulangan titik api di lapangan menghadapi kendala berat. Petugas gabungan dan relawan harus berhadapan dengan medan yang sangat terjal serta minimnya ketercukupan pasokan air di sekitar titik lokasi kebakaran.

"Akses ke titik lokasi sangat sulit dijangkau karena medan terjal. Ditambah lagi, ketersediaan air di titik kebakaran sangat terbatas sehingga proses pemadaman berlangsung ekstra keras," ujar Nandar Juniar, salah seorang relawan pemadam karhutla di lokasi kejadian, Kamis (22/10/2026) malam.

Baca Juga:Sertijab 7 Perwira di Polres Kuansing, Ini Nama-Nama Pejabat Baru dan Lama

Hingga Kamis malam, kepulan asap tebal membubung tinggi dan terus menyebar terbawa hembusan angin kencang. Guna mencegah kebakaran semakin meluas mendekati pemukiman atau zona vegetasi produktif, jumlah personel petugas gabungan yang terdiri dari Satgas TNGC, BPBD, TNI/Polri, serta relawan terus dipertebal di area perbatasan api.

Lantaran keterbatasan air dan akses alat berat, proses pemadaman terpaksa dilakukan secara manual dengan alat seadanya (gepyok) serta membuat sekat bakar (firebreak) di beberapa titik strategis guna memutus rantai api.

Petugas gabungan hingga kini masih bersiaga penuh di pos pangkalan untuk memantau pergerakan angin dan memastikan lokalisasi titik api tidak merembet lebih jauh.

#jabar

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bapanas Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar
• 22 jam lalu
0
thumb
Momen Presiden Prabowo Tiru Kedipan Mata Seskab Teddy: Gue Nih Presiden, Ted!
• 5 jam lalu
0
thumb
Gempa Magnitudo 7 Guncang Wilayah Tibet China, Berpusat di Kedalaman 10 Km
• 2 jam lalu
0
thumb
Siswa MAN di Karawang Diduga Adu 2 Anak SD Berkelahi, Polisi Turun Tangan
• 2 jam lalu
0
thumb
Pengusaha LPEI bukukan potensi ekspor 7,3 juta dolar AS dari TEI 2026
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.