MyCreative Ventures Gandeng KE-JKT dan EnMasse, Bidik Pasar IP Kreatif Malaysia-Indonesia

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID – Pelaku industri kreatif Indonesia dan Malaysia berpeluang memperluas bisnis melalui kolaborasi pembiayaan, pengembangan kekayaan intelektual (intellectual property/IP), dan akses pasar lintas negara.

MyCreative Ventures Sdn. Bhd. (MyCreative), lembaga investasi dan pengembangan ekonomi kreatif Malaysia, menjajaki kemitraan strategis dengan Komite Ekonomi Kreatif Jakarta (KE-JKT) dan EnMasse.

Kolaborasi yang diusulkan untuk periode tiga tahun ini diarahkan untuk mempertemukan kreator, pemilik IP, investor, serta mitra komersial dari kedua negara.

BACA JUGA:Alfamart Run 2026 Bikin Heboh, 5.000 Pelari Bawa Pulang Goodie Bag Lebih dari 50 Kg

Inisiatif tersebut mencakup sejumlah subsektor, mulai dari pengembangan IP kreatif, ilustrasi, seni visual, animasi, hingga film. Melalui kerja sama ini, para pelaku industri diharapkan memperoleh akses lebih luas terhadap pembiayaan, jejaring bisnis, riset, dan peluang komersialisasi karya.

Ketua Komite Ekonomi Kreatif Jakarta, Robby Wahyudi, mengatakan pengembangan industri kreatif membutuhkan ekosistem yang mampu mempertemukan potensi kreator dengan sumber pendanaan dan pasar yang relevan.

Menurutnya, Jakarta memiliki ekosistem kreatif dan pemilik kekayaan intelektual yang terus bertumbuh.

"Namun, potensi tersebut perlu didukung akses pembiayaan, jaringan industri, dan peluang pasar yang lebih luas. Melalui penjajakan kerja sama dengan MyCreative, kami ingin membuka ruang kolaborasi yang memungkinkan pelaku kreatif Jakarta terhubung dengan investor, mitra komersial, dan ekosistem industri di Malaysia." pungkas Robby.

Melalui penjajakan bersama MyCreative, KE-JKT berharap kreator Jakarta dapat terhubung dengan investor, mitra komersial, dan pelaku industri di Malaysia.

BACA JUGA:Kemendikdasmen Integrasikan Pendidikan Perubahan Iklim ke PAUD, Anak Belajar Lewat Permainan

Dengan demikian, kolaborasi tidak hanya berorientasi pada pertukaran pengetahuan, tetapi juga berpeluang menghasilkan kerja sama bisnis konkret yang memberikan nilai tambah bagi pelaku ekonomi kreatif.

Pembiayaan Kreatif Jadi Fokus Kolaborasi Malaysia-Indonesia

MyCreative merupakan lembaga pengembangan ekonomi kreatif Malaysia yang mendukung perusahaan kreatif melalui berbagai instrumen, termasuk hibah, pinjaman, dan investasi ekuitas.

Sementara itu, KE-JKT berperan menghimpun pelaku industri kreatif serta berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di ibu kota.

CEO MyCreative Ventures, Zainol Haqim Zainol Rashid, menilai keterhubungan antara kreativitas, pembiayaan, pengembangan usaha, dan akses pasar menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif.

"Melalui penjajakan kemitraan dengan Komite Ekonomi Kreatif Jakarta, kami melihat peluang untuk memperkuat hubungan antara pelaku industri kreatif Malaysia dan Indonesia, khususnya dalam pengembangan intellectual property atau IP. " pungkas Zainol.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tingkatkan Kompetensi SDM Kehumasan, Pemkab Pegunungan Arfak Kerja Sama dengan Metro TV
• 15 jam lalu
0
thumb
Hina Orang yang Nggak Bayar Utang, Terdakwa ITE Dihukum Larangan Main Medsos
• 8 jam lalu
0
thumb
MenPAN-RB Tekankan Digitalisasi Harus Memudahkan Layanan Masyarakat
• 20 jam lalu
0
thumb
BYD Racco Mulai Dijual Di Luar Jepang, Berapa Harganya?
• 10 jam lalu
0
thumb
Tarik Paksa Motor Warga, 5 Debt Collector Ditangkap di Jakbar
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.