Dokter Tifa Ancam Laporkan Dian Sandi ke Polda Metro Jaya: Bukan Pengunggah Pertama Ijazah Jokowi

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Arsip. Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dian Sandi Utama, tiba di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (28/5/2025). (Sumber: Tribunnews/Alfarizy)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, mengancam akan melaporkan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, ke polisi.

Sebab, Tifa menilai Dian Sandi telah memberikan keterangan palsu, sehingga berujung pada dakwaan terhadap dirinya.

Selain itu, menurutnya, Dian Sandi telah mengelabui publik dengan mengunggah sebuah foto di media sosial yang diklaim sebagai ijazah Jokowi pada April 2025 silam.

Tifa menuturkan, Dian Sandi telah mengakui bukanlah pengunggah pertama foto ijazah Jokowi. Hal itu disampaikan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (22/10/2026).

"Kami mempertimbangkan untuk melaporkan Dian Sandi ke Polda Metro Jaya karena telah memberikan keterangan palsu kepada masyarakat dan melakukan pengelabuan," kata Tifa di sela sidang di PN Jakarta Timur, Kamis (22/10).

"Sehingga mungkin nanti akan kita pertimbangkan beberapa pasal yang terkait dengan hal ini."

Baca Juga: Dokter Tifa Kecewa Jokowi Tak Kunjung Dihadirkan ke Sidang: 10 Kali Sidang, Pelapor Tak Pernah Hadir

Tifa pun menyoroti hubungan antara Dian Sandi dengan Jokowi. Menurutnya, Dian Sandi bukanlah kerabat dekat Jokowi, tetapi seolah kenal baik dengan Presiden ke-7 RI tersebut.

Berdasarkan berita acara pemeriksaan (BAP) kasus pencemaran nama baik sehubungan isu ijazah Jokowi, Tifa menyebut Dian Sandi mengaku kenal ayah Gibran Rakabuming Raka itu sejak 2022.

Akan tetapi, dalam wawancara bertanggal 1 Mei 2025, Dian Sandi seolah kenal dekat dengan Jokowi. Bahkan, dalam wawancara itu, Dian Sandi mengeklaim nama asli Jokowi bukanlah Mulyono, tetapi Purwoko.

"Bahkan dia mengatakan di situ bahwa nama Joko Widodo sebelumnya adalah Purwoko, kemudian ganti lagi menjadi Mulyono," kata Tifa.

"Tadi dia katakan bahwa dia sudah menyampaikan keterangan tersebut bahwa dia memperoleh nama Purwoko itu dari salah seorang anggota keluarga, dari saudara Joko Widodo yang tidak mau menyebutkan jati dirinya."

Kontroversi foto ijazah Jokowi

Tifa menuduh Dian Sandi megelabui publik dengan unggahannya di media sosial X pada 1 April 2025. Dalam unggahan tersebut, Dian Sandi melampirkan gambar yang diklaim sebagai ijazah Jokowi.

Berkas yang diklaim ijazah itu kemudian diteliti oleh Dokter Tifa dan kawan-kawan sehingga berujung pelaporan dari pihak Jokowi.

Menurut Tifa, dalam sidang pada Kamis (22/10), Dian Sandi mengakui tidak pernah memfoto ijazah Jokowi. Ia pun mengakui gambar itu didapatkan dari akun media sosial X yang kini telah menghilang.

"Ini adalah pengecohan, pengelabuan, karena seluruh masyarakat Indonesia dibuat seakan-akan percaya bahwa dia melakukan pemotretan atau membuat foto asli dari ijazah Joko Widodo," kata Tifa.

"Ternyata dari cross-examination tadi, terungkap bahwa dia bukan pemosting yang pertama. Bahkan dia mendapatkan benda digital ini dari satu akun yang sekarang sudah tidak ada lagi, sudah hilang, yaitu akun @hyperpoison."

Tifa menambahkan, tangkapan layar komunikasi antara Dian Sandi dengan akun yang hilang tersebut pada 27 April 2025.

Baca Juga: Isu Ijazah Jokowi-Gibran Berlarut-larut, PSI: Memang Tempatnya Bukan di Perdebatan, tapi Pengadilan

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV

Tag
  • ijazah jokowi
  • sidang dokter tifa
  • tifauzia tyassuma
  • dian sandi utama
  • joko widodo
  • unggahan ijazah jokowi
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mayoritas Harga Pangan Hari Ini Turun, Beras dan Gula Justru Naik 
• 7 jam lalu
0
thumb
Investasi Jawa Tengah Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Pekerja dan Bidik 57 Perusahaan Vietnam
• 13 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026 Turun Rp4.000 Jadi Rp2.550.000 per Gram, Simak Daftar Lengkapnya
• 5 jam lalu
0
thumb
Pembangunan Proyek Data Center Menjamur, OJK: Peluang bagi Industri Asuransi
• 9 jam lalu
0
thumb
Kejati Jabar Tahan Wabup Indramayu dalam Kasus Korupsi Rp18,7 Miliar
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.