Hari Santri 2026, Pemerintah Perkuat Pesantren lewat Ditjen Khusus

kompas.tv
9 jam lalu
Cover Berita
Presiden RI Prabowo Subianto bersama Sekretaris Kabinet Teddy dan Mensesneg Prasetyo Hadi memantau acara peresmian jembatan dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (13/8/2026). (Sumber: Sekretariat Presiden RI)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah menyampaikan ucapan Selamat Hari Santri 2026 sekaligus menegaskan komitmen untuk memperkuat peran pesantren dalam pendidikan dan pembangunan bangsa.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, mewakili Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah, menyampaikan apresiasi kepada para santri, kiai, nyai, pengasuh pondok pesantren, serta keluarga besar pesantren di seluruh Indonesia pada Kamis (22/10/2026).

Baca Juga: Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi dari Kemenag, Ini Tema dan Maknanya

Pemerintah menilai pesantren memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk akhlak generasi muda, serta menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.

Salah satu upaya yang disoroti adalah penguatan tata kelola dan pelayanan pesantren melalui pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama.

Pemerintah Apresiasi Peran Pesantren

Prasetyo mengatakan, Presiden Prabowo memberikan perhatian besar terhadap pesantren. Menurutnya, lembaga pendidikan tersebut tidak hanya menjadi tempat untuk mempelajari ilmu agama, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan.

"Bapak Presiden memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pesantren. Kita semua memahami bahwa pesantren bukan hanya tempat untuk menimba ilmu agama, tetapi juga tempat membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta mendidik generasi muda agar memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap masyarakat dan bangsanya," ujar Prasetyo dalam keterangannya.

Ia menambahkan, peran pesantren telah hadir sejak sebelum Indonesia merdeka dan terus berkembang hingga saat ini.

Baca Juga: 20 Link Twibbon Hari Santri 2026, Cocok untuk Foto Profil dan Medsos

Atas kontribusi tersebut, pemerintah menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pesantren yang turut mendidik generasi muda serta memperkuat kehidupan masyarakat.

Sebagai bagian dari komitmen mendukung kemajuan pesantren, pemerintah melalui Kementerian Agama memperkuat tata kelola dan pelayanan dengan pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren.

Penguatan tersebut diarahkan untuk mendukung perkembangan pesantren, baik dari sisi kualitas pendidikan, pembinaan para santri, maupun kelembagaan.

Pemerintah berharap upaya ini dapat membantu pesantren menjalankan perannya sebagai lembaga pendidikan sekaligus tempat pembentukan karakter generasi muda.

Pesantren Diharapkan Menjadi Lingkungan Pendidikan yang Aman

Selain penguatan kelembagaan, pemerintah menaruh perhatian pada lingkungan pendidikan di pondok pesantren.

Baca Juga: Sejarah Hari Santri 22 Oktober, Berawal dari Resolusi Jihad 1945

Prasetyo mengatakan, pemerintah ingin seluruh pesantren terus berkembang menjadi tempat belajar yang baik, aman, nyaman, dan bermartabat bagi para santri.

"Tentunya yang kita harapkan adalah bagaimana seluruh pesantren dapat terus berkembang menjadi lingkungan pendidikan yang baik, aman, nyaman, dan bermartabat bagi para santri. Ini menjadi perhatian kita bersama, dan pemerintah akan terus berupaya melakukan perbaikan serta penguatan yang diperlukan," ucapnya.

Lebih lanjut, Prasetyo menegaskan, pemerintah ingin memastikan para santri memiliki kesempatan yang semakin luas untuk belajar, tumbuh, dan berkarya.

Menurutnya, pengembangan kemampuan santri perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga nilai-nilai keagamaan, tradisi keilmuan, dan semangat pengabdian yang menjadi kekuatan pesantren.

Pemerintah berharap para santri dapat terus berkembang dan kelak memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

"Jadi, semangatnya adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga dan memperkuat pesantren sebagai salah satu pilar penting dalam membangun bangsa. Kita ingin para santri terus maju, terus berkembang, dan kelak dapat memberikan pengabdian yang semakin besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutupnya. 

Baca Juga: 50 Ucapan Hari Santri 2026 yang Menyentuh Hati, Cocok untuk Caption Medsos

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Hari Santri 2026
  • Prasetyo Hadi
  • Pesantren
  • Kementerian Agama
  • Prabowo Subianto
  • Santri
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PHK di Jabar Masih Tinggi Meski Investasi Melonjak Tajam, Ini Pengakuan Dedi Mulyadi
• 21 jam lalu
0
thumb
Houthi Bombardir Bandara Arab Saudi, DPR Usul Pemberangkatan Jemaah Umrah RI Ditunda
• 2 jam lalu
0
thumb
Prabowo will Announce Foreign Companies Involved in Forest and Land Fires
• 4 jam lalu
0
thumb
Tanpa Pasal Kerugian Negara, RI Berpotensi Kehilangan Triliunan Rupiah
• 12 jam lalu
0
thumb
SKK Migas awasi INPEX memastikan masyarakat lokal terlibat Blok Masela
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.