Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, mengungkap Danantara kembali melakukan pembelian saham-saham di pasar modal. Meski demikian, ia tak mendetailkan jumlah yang digelontorkan untuk pembelian saham tersebut.
Pandu memastikan saham-saham yang dibeli Danantara merupakan saham yang memiliki prospek baik.
“Jadi per kemarin, hari ini kita sudah mulai membeli saham-saham yang ada yang menurut kami attractive dan kita akan terus selama harga value itu menarik memiliki prospect yang baik,” kata Pandu dalam Media Coffee Morning Danantara di Wisma Danantara, Jakarta pada Kamis (22/10).
Di samping itu, ia memastikan Danantara ke depan juga akan terus menambah pembelian saham.
“Dari sisi DIM tentunya kita selalu profit oriented, sekarang dari sisi risk reward menarik, kami juga sudah mulai masuk di pasar modal dan tentunya itu akan bertambah terus, tergantung nanti kondisi pasarnya,” ujarnya
Terkait prospek saham-saham BUMN, ia juga memastikan saham BUMN saat ini memiliki fundamental yang baik.
Lebih lanjut, Managing Director Global Relations & Communications Danantara, Pahala Mansury memang menyebut Danantara belum bisa menyebut angka yang digelontorkan untuk pembelian saham yang kembali dilakukan saat ini. Meski demikian, jumlahnya kurang lebiih sama dengan pembelian yang pernah dilakukan Danantara sebelumnya.
“Sekarang ini kan kita sudah sempat kemarin deploy cukup besar lah di market lokal. Kita mungkin saat ini gak bisa disclose itu. Tetapi yang kita akan deploy ya almost similar to the amount that we have actually been deploying so far. So that is all that we can say. The additional deployment yang kita siap itu adalah more or less similar to what we have actually deployed in the past,” kata Pahala.
Ia juga menjelaskan bahwa cara Danantara berinvestasi di pasar modal memang dilakukan dengan partner alih-alih Danantara melakukan pemilihan saham secara langsung. Meski demikian, partner investasi tersebut juga sudah melalui seleksi oleh Danantara.
“Dan cara kita mendeploy kita juga tidak melakukan stock picking. Kita bermitra dengan pihak lain. Mereka lah yang nanti berdasarkan their professional judgment. Kita melakukan proses due diligence tentunya mengenai para mitra tersebut,” ujarnya.






Komentar (0)