Kebakaran di Taman Nasional Gunung Ciremai, Sudah 12 Jam Api Berkobar

kompas.id
4 jam lalu
Cover Berita

BANDUNG, KOMPAS — Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai pada Rabu malam. Sudah 12 jam terakhir petugas dan masyarakat masih berjibaku memadamkan kobaran api hingga Kamis (22/10/2026) ini.

Titik api terdeteksi pertama kali di Resor Pasawahan, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Kuningan, pukul 20.44 WIB. Koordinator Urusan Data, Evaluasi, Pelaporan, dan Kehumasan Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, Eska Nata Suryana, membenarkan adanya insiden kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Ia mengungkapkan, api belum berhasil dipadamkan seluruhnya hingga Kamis pukul 09.00 WIB.

Dari hasil pantauan patroli udara dalam rangka Karhutla SPTN Wilayah I Kuningan TNGC, api terdeteksi masih menyala di lokasi. Tim gabungan dari Brigada Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhutla) TNGC dan masyarakat sekitar kawasan hutan, serta unsur tim gabungan lainnya, masih berupaya pemadaman area terdampak.

“Saat ini Tim Brigdalkarhutla TNGC, Balai Brigdalkarhutla Jabalnusra, MPA, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, dan beberapa Mitra Wisata TNGC bersama masyarakat sekitar kawasan hutan masih terus melakukan upaya pemadaman di lokasi,” kata Eska.

Baca JugaKarhutla di Jabar Meluas, Capai 153 Desa

Ia pun mengimbau masyarakat kewaspadaan, tidak membakar di dalam dan di sekitar kawasan hutan. Masyarakat juga diminta tidak meninggalkan api di lahannya sendiri. Jika menemukan titik api atau aktivitas apapun yang berpotensi menimbulkan kebakaran, masyarakat diminta berkenan untuk segera menginformasikan kepada petugas terdekat.

“Kami mohon dengan sangat kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan pembakaran di dalam dan di sekitar kawasan hutan,” kata Eska.

Sementara itu, Pranata Humas Ahli Muda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar di Bandung, Hadi Rahmat Hardjasasmita mengatakan, petugas BPBD Kuningan turut diterjunkan untuk membantu pemadaman api di Taman Nasional Gunung Ciremai. Kebakaran di lahan pohon bambu dengan luas area terdampak sekitar 2 hektar.

"Tim pemadam kebakaran Bersama petugas BPBD setempat dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten kuningan masih berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran lahan di lokasi yang terdampak," tuturnya.

Prakirawan Stasiun Klimatologi Jawa Barat Leni Jantika memaparkan, dari pantauan pihaknya menemukan terjadi peningkatan suhu udara di wilayah Kuningan dalam 10 hari terakhir. Puncaknya terjadi pada tanggal 19 Oktober lalu yakni 34,5 derajat Celcius.

Angka ini sudah melampaui suhu rata-rata di Kabupaten Kuningan. Diketahui dalam 10 tahun terakhir, suhu udara rata-rata di Kuningan berkisar dari 26,9 hingga 28,1 derajat Celcius.

"Diharapkan masyarakat di wilayah Kuningan tidak membakar lahan untuk membersihkan area pertanian dan membakar sampah secara sembarangan. Sebab, terjadi peningkatan suhu udara yang signifikan di wilayah tersebut," harapnya.

Baca JugaSuhu Bandung Tembus 35 Derajat Celsius, Lampaui Rata-rata 30 Tahun Terakhir

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Karhutla di Barito Kuala Merembet ke Permukiman Warga, 3 Rumah Terdampak
• 4 jam lalu
0
thumb
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Drilling Siap Garap Migas Nonkonvensional
• 17 jam lalu
0
thumb
Mainan Suntikan yang Masih Berjarum Beredar di Pasaran, Orang Tua Perlu Waspada
• 2 jam lalu
0
thumb
Reaksi Sarwendah Lihat Ruben Onsu Putuskan Adopsi Anak Laki-laki, Kuasa Hukum Singgung Soal Kebahagiaan
• 26 menit lalu
0
thumb
Dian Sastrowardoyo: Kinan Karakter Impian Saya Sejak Baca Novel Laut Bercerita
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.