Dekan Pascasarjana Unhas Masuk Editorial Board Jurnal Q1 Global

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Sukri Palutturi, SKM., M.Kes., MSc.PH., Ph.D., bergabung sebagai anggota Editorial Board jurnal internasional Global Transitions. Jurnal yang diterbitkan KeAi Communications dan tersedia melalui platform ScienceDirect, Elsevier, tersebut tercatat dalam kategori Quartile 1 (Q1).

Keanggotaan Prof. Sukri dalam dewan editorial itu tercantum pada laman resmi penerbit KeAi dengan afiliasi Hasanuddin University, Makassar, Indonesia. Capaian ini memperkuat representasi akademisi Indonesia dalam pengelolaan publikasi ilmiah di tingkat internasional.

Global Transitions merupakan jurnal ilmiah multidisiplin berbasis open access yang memublikasikan penelitian tentang berbagai transformasi global yang memengaruhi kehidupan manusia, kesehatan, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.

Ruang lingkup jurnal ini mencakup sejumlah bidang, antara lain perubahan iklim dan kesehatan, kesehatan masyarakat global, tata kelola kebijakan kesehatan, kota sehat dan berkelanjutan, transformasi energi, pembangunan berkelanjutan, serta dinamika kependudukan dan penuaan.

Berdasarkan data SCImago Journal Rank (SJR) 2025 yang tercantum pada profil jurnal, Global Transitions memiliki nilai SJR 0,706 dan H-index 29, serta berada pada kategori Q1. Sementara itu, laman penerbit mencantumkan Impact Factor 4,2 dan CiteScore 5,1.

Keterlibatan dalam dewan editorial jurnal internasional memberikan kesempatan bagi akademisi untuk berkontribusi dalam menjaga kualitas publikasi, menelaah perkembangan keilmuan, serta memperkuat pertukaran pengetahuan lintas disiplin dan negara.

Keahlian Prof. Sukri dalam bidang Healthy Cities, Urban Health Governance, Public Health Policy, Healthy Ageing, dan transformasi sistem kesehatan sejalan dengan sejumlah fokus kajian Global Transitions, terutama yang berkaitan dengan kesehatan, keberlanjutan, dan perubahan global.

Bagi Unhas, keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik internasional, meningkatkan visibilitas penelitian, dan memperkuat kontribusi perguruan tinggi Indonesia dalam perkembangan ilmu pengetahuan global.

Kehadiran akademisi Indonesia dalam dewan editorial jurnal internasional juga membuka ruang bagi perspektif negara berkembang untuk semakin diperhitungkan dalam diskursus ilmiah, khususnya mengenai tantangan kesehatan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Capaian ini diharapkan dapat memotivasi dosen, peneliti, dan mahasiswa Unhas untuk terus meningkatkan kualitas riset, memperluas kolaborasi internasional, serta menghasilkan publikasi ilmiah yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan persoalan masyarakat. (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bappenas Buka Lowongan untuk S1 Teknik Lingkungan, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
• 42 menit lalu
0
thumb
Indonesia, Qatar, Pakistan, dan Turki Tandatangani Perjanjian Pertahanan MoU Badr
• 16 jam lalu
0
thumb
Video Eks Karhutla 5 Juta Tayangan Di-takedown, Meutya Hafid Bantah Kemkomdigi Batasi Konten
• 20 jam lalu
0
thumb
Diduga Gelapkan Dana Konsinyasi Polder Cilincing Rp27,9 Miliar, Warga Laporkan Yayasan Jusuf Hamka ke Bareskrim
• 2 jam lalu
0
thumb
Trade Expo Indonesia, 16 UMK Binaan Rumah BUMN Gunungkidul Didorong Tembus Pasar Global
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.