Aktris Marsha Aruan mengenang sosok ibundanya, yang dikenal sebagai pribadi baik dan selalu menolong orang tanpa memandang siapa mereka. Bagi Marsha, sang bunda juga merupakan sosok yang mengajarkannya banyak hal, termasuk tentang kebaikan dan keimanan.
Hal itu disampaikan Marsha Aruan saat ditemui usai mengantar kepergian ibundanya, Lisa Diana Tambunan yang meninggal dunia pada Senin (19/10) sekitar pukul 00.58 WIB.
Marsha mengaku senang melihat banyak orang memiliki kenangan baik bersama ibundanya. Menurut dia, sang bunda selalu bersikap ramah kepada siapa pun tanpa memandang latar belakang.
“Bunda tuh orang yang sangat baik sama semua orang. Enggak memandang dia siapa, sangat welcome. Terus, jadinya setiap orang tuh punya memorinya masing-masing. Bener-bener setiap orang tuh punya memori bersama Bunda yang berkesan, yang bisa dikenang, yang baik juga,” ujar Marsha.
Marsha pun bersyukur memiliki ibu yang mampu mengajarkannya banyak hal baik dalam kehidupan. Sang bunda juga menanamkan keimanan yang kuat kepada Marsha dan saudara perempuannya, Michelle Aruan.
“Jadi aku bersyukur dia adalah Bunda aku yang ngajarin segala kebaikan di dunia ini. Terus, mengajarkan iman yang kuat juga untuk aku dan Michelle juga, selalu percaya sama Tuhan Yesus,” ucap Marsha.
Meski kini harus menjalani hari-hari tanpa kedua orang tua, Marsha berharap dirinya dan Michelle bisa tetap kuat menghadapi kehilangan tersebut.
“Dan walaupun kita udah enggak ada kedua orang tua kita, tapi ya doain kita kuat berdua,” ungkap Marsha.
Marsha Aruan Ingin Melanjutkan Kebaikan IbuLebih lanjut, Marsha mengatakan, salah satu pesan yang selalu diajarkan ibundanya adalah berbuat baik kepada siapa pun tanpa membeda-bedakan orang lain.
“Bunda tuh selalu ngajarin kita untuk berbuat hal baik pada siapa pun tanpa memandang dari segi mana pun aja,” tutur dia.
Marsha juga mengenang bagaimana dirinya terkadang memprotes sang bunda karena terlalu baik kepada orang lain. Sebagai anak, ia merasa tidak tega ketika melihat kebaikan ibunya justru dibalas dengan perlakuan yang kurang menyenangkan.
“Namanya anak ya, pasti kan ngelihat orang tuanya baik sama semua orang, kadang-kadang ada yang dibalesnya enggak enak. Pasti kan kita yang, ‘Bunda ngapain sih? Ngapain harus kayak gitu?’ Pasti kan kita protes-protes,” kenang Marsha.
Namun, ia menyadari bahwa sikap tersebut memang sudah menjadi karakter ibundanya. Kini, Marsha berharap bisa meneruskan kebaikan yang telah diwariskan sang bunda.
“Ya, itulah karakter Bunda, menolong, baik, benar-benar welcome banget deh. Makanya banyak yang kehilangan juga,” katanya.
Marsha juga mengungkapkan bahwa menjelang hari ulang tahunnya, ia harus menerima kenyataan bahwa sang bunda telah berpulang. Meski merasa sedih, ia berusaha menerima kepergian ibundanya sebagai bagian dari rencana Tuhan.
“Agak sedih juga karena berarti hari-hari terakhir sebelum aku birthday itu Bunda aku sudah meninggalkan kita semua. Tapi ya mungkin itu jalan Tuhan. Kita manusia cuma bisa punya rencana aja, tapi tetap rencana Tuhan yang jadi. Jadi, ya, mencoba menerima,” tutup Marsha.






Komentar (0)