Michael Carrick Ngamuk usai Manchester United Dipermalukan Como 1-4 di Liga Champions: Saya Benar-Benar Marah

tvonenews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Manchester United, Michael Carrick, tak bisa menyembunyikan amarahnya seusai laga kontra Como. The Red Devils menderita kekalahan dengan skor 1-4 pada pentas Liga Champions.

MU bertandang ke Stadio Giuseppe Sinigaglia pada Rabu (21/10/2026) malam waktu setempat untuk lanjutan Liga Champions. Mereka berupaya kembali ke jalur kemenangan usai dikalahkan Atletico Madrid dengan skor 0-2 pada pekan sebelumnya.

Namun, kemenangan 4-0 atas Sabah di pekan pertama Liga Champions yang dimainkan bulan September masih menjadi kemenangan terakhir Man United hingga kini. Mereka memperpanjang dahaga kemenangan tersebut menjadi tujuh pertandingan beruntun di semua ajang.

Como sudah memberondong gawang United sejak menit kedua melalui Nico Paz. Pemain Argentina itu kemudian mencetak gol keduanya diiringi masing-masing satu gol oleh Anastasios Douvikas dan Jacobo Ramon.

United baru bisa mencetak gol di masa injury time melalui Joshua Zirkzee, namun itu sama sekali tidak menolong. Tak terelakkan dengan kekalahan 1-4 ini, posisi Michael Carrick pun dibicarakan publik seusai laga.

Sang pelatih berusia 45 tahun tidak menyembunyikan rasa geramnya. Terlebih, ini merupakan pertama kalinya dalam 33 tahun terakhir ketika United kebobolan empat gol dalam satu laga di kompetisi Eropa.

“Saya benar-benar marah. Ada banyak hal yang terlintas di kepala saya, saya harus mengatakannya, menyaksikannya.

“Itu tidak seharusnya seperti itu, seperti jika kami tidak bermain baik. Kita semua bisa memiliki performa buruk, namun untuk melakukannya dengan cara seperti ini sama sekali tidaklah benar,” tambahnya.

Carrick menggarisbawahi bahwa itu bukan sekadar hasil akhir. Performa Man United di atas lapangan memanglah buruk dan tercela.

“Itu bukan hanya tentang gol. Itu adalah tentang sikap dan cara kami bermain pada beberapa waktu. Cara kami melakukannya adalah hal yang sulit untuk disaksikan bagi saya,” tukas Carrick.

Dia pun meminta maaf kepada para suporter atas performa ini. Padahal, dia sempat berharap untuk bisa membangun sesuatu setelah laga kontra Leeds United pada akhir pekan lalu.

"Saya ingin meminta maaf kepada para pendukung. Saya menghampiri mereka di akhir pertandingan. Saya peduli dengan klub sepak bola ini sama seperti orang lain, bahkan mungkin lebih. Ini tidak dapat diterima,” tambahnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dampak Buruk Kabut Asap Karhutla bagi Anak-Anak di Palangka Raya: Bayi Alami Batuk, Muntah, hingga Turun Berat Badan
• 21 jam lalu
0
thumb
Presiden serukan persatuan di tengah tak menentunya kondisi global
• 15 jam lalu
0
thumb
Xinhua Silk Road: Ajang Pengadaan Barang di Linyi Trade City Segera Digelar, 2.000 Buyer Asing Diperkirakan Hadir
• 5 jam lalu
0
thumb
Prabowo Sebut Negara dalam Mode Survival: Kepentingan Rakyat yang Utama!
• 23 jam lalu
0
thumb
Raksasa Cina Kaji Rem Produksi, Industri Nikel RI Kian Terancam?
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.