BNPB Selektif Terima Bantuan Asing untuk Karhutla, Teknologi Jadi Prioritas

disway.id
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menyeleksi bantuan dari negara asing untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala BNPB Kristomei Sianturi menegaskan pemerintah memprioritaskan bantuan berupa alat dan teknologi yang belum dimiliki Indonesia atau dinilai lebih efektif untuk mempercepat pemadaman.



Sebab, kata dia, Indonesia memiliki sumber daya manusia yang memadai untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. 



“Teknologi dong, alat dan teknologi ya. Kalau manusia, SDM kita banyak kok,” kata Kristomei di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu, 21 Oktober 2026.



BACA JUGA:Video Eks Karhutla 5 Juta Tayangan Di-takedown, Meutya Hafid Bantah Kemkomdigi Batasi Konten

Ia mengatakan, sejumlah negara telah menawarkan bantuan untuk membantu Indonesia menangani karhutla.

Negara-negara tersebut di antaranya Jepang, Singapura, dan Malaysia.



Namun, pemerintah akan menginventarisasi jenis bantuan yang ditawarkan sebelum memutuskan pemanfaatannya. Langkah ini dilakukan agar bantuan yang diterima sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Ya sudah ada beberapa negara yang menawarkan kepada kita, saat ini memang kita butuh waktu untuk menginventarisasi bantuan apa saja. Sehingga nanti kalau memang kita tidak bisa dan alatnya tidak ada di kita, ya kita minta kepada mereka,” kata Kristomei.



Kristomei mencontohkan, Singapura telah menyampaikan surat penawaran bantuan.

BACA JUGA:Prabowo Minta Usut Tuntas Pelaku Karhutla: Ini Kejahatan Terhadap Kemanusiaan, Jangan Dianggap Remeh!

Bantuan yang ditawarkan antara lain masker, air minum, dan pesawat Hercules C-130.



Ia menegaskan, BNPB akan menilai efektivitas bantuan tersebut dengan mempertimbangkan kemampuan yang sudah dimiliki Indonesia.



Menurut Kristomei, bantuan berupa barang yang telah tersedia di dalam negeri belum tentu menjadi prioritas.



“Kalau kayak bantuan air minum, kan kita juga punya air minum, bantuan masker kita juga punya. Kita juga kepakai kok,” jelasnya.



  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sentil Jokowi Soal Ijazah, Komarudin: Tak Perlu Sandiwara Terlalu Panjang!
• 23 jam lalu
0
thumb
BULOG Kirim 33 Ribu Ton Jagung ke Jawa, Harga SPHP Rp5.000 per Kg Demi Bantu Peternak Mikro 2026
• 8 menit lalu
0
thumb
BI Akan Pantau Arus Modal Asing dan Rupiah Imbas Ancaman Standalone Market MSCI
• 23 jam lalu
0
thumb
Dudung soal Konflik Laut China Selatan: Perkuat Maritim, RI Tetap Bebas Aktif
• 1 jam lalu
0
thumb
Mengapa Rumor Kematian Kim Jong Un Terus Bermunculan?
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.