Siswa SMP di Gowa Jadi Korban Perundungan, Mata Luka Serius

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Gowa: Seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, diduga menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah teman sebayanya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius pada bagian mata.

Peristiwa itu terekam dalam video amatir yang diduga direkam oleh salah satu teman korban saat kejadian berlangsung. Rekaman tersebut memperlihatkan korban mendapat kekerasan dari beberapa orang yang sebaya dengannya.

Dalam video itu, korban sempat berusaha melawan. Namun, ia kembali mendapat pukulan hingga terjatuh. Korban dilaporkan mengalami luka pada bagian mata dan telinga.

Tante korban, Sabria, menuturkan peristiwa tersebut bermula ketika keponakannya bermain bersama sejumlah teman di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Saat itu, salah seorang anak diduga mengalami perundungan.

"Lalu korban mengatakan jangan dibully karena itu anak kecil. Tiba tiba salah satu pelaku mengatakan kamu saja yang kami bully, tapi korban menolak," kata Sabria di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu, 21 Oktober 2026.

Menurut Sabria, tindakan korban yang berusaha membela temannya membuat salah satu orang yang diduga sebagai pelaku tersulut emosi. Korban kemudian ditendang dan sempat berusaha melawan. Namun, karena menghadapi lebih dari satu orang, korban terjatuh dan kembali mendapat pukulan.
 

Baca Juga :

Pelaku Bullying Anak Down Syndrome di Surabaya Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan


"Kemudian kedua korban ditinju dibagian matanya, bagian leher sama kepala. Pelaku ini juga kembali meninju kepala bagian belakang korban hingga kembali terjatuh dan kembali dipukul lagi," jelasnya.

Sabria mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah orang yang terlibat dalam penganiayaan tersebut. Korban disebut tidak dapat mengenali seluruh orang yang memukulnya. Meski demikian, keluarga memperoleh informasi awal mengenai dua orang yang dilaporkan terlibat.

"Seingat korban, yang melakukan penganiayaan berjumlah 2 sampai 3 orang. Saat itu korban sudah oleng karena pukulan dari para pelaku. Mata korban sudah perih dan penglihatannya sudah mulai gelap," ungkapnya.

Keluarga kemudian melaporkan dugaan penganiayaan itu kepada polisi. Korban juga dibawa ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan medis dan menjalani visum guna mendukung proses penyelidikan.


Ilustrasi anak-anak. Foto: dok. Antara. 

Kasat Reserse Kriminal Polresta Gowa, AKP Muhalis, membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan awal korban, terdapat dua orang yang dilaporkan sebagai pelaku penganiayaan.

Setelah menerima laporan, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Gowa melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi kejadian. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut.

"Langkah-langkah yang telah dilakukan penyidik Mendatangi tkp dan menerima laporan polisi, selanjutnya mengumpulkan bukti bukti dengan meminta keterangan saksi saksi yang berhubungan dengan perkara tersebut," ungkap Muhalis.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KPK Ungkap 2 Prajurit TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi di BNPB
• 13 jam lalu
0
thumb
Waspadai Bagian Mobil yang Gampang Baret
• 20 jam lalu
0
thumb
AI Tak Lagi Cuma soal Kecerdasan, Ini Arah Persaingan Berikutnya
• 10 jam lalu
0
thumb
Kemdiktisaintek dalami temuan BPK soal 320 mahasiswa wafat terima KIP
• 12 jam lalu
0
thumb
Pabrik Tramadol di Sukoharjo Produksi Sejak 2025, Omzet Capai Rp 3 M
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.