Irau Malinau masuk KEN Kemenpar 2026, perkuat daya tarik wisata daerah

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Malinau, Kaltara (ANTARA) - Irau Malinau Ke-12 yang masuk sebagai salah satu dari 125 Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata 2026, diharapkan dapat memperkuat daya tarik wisata daerah.

Festival budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-27 Kabupaten Malinau ini resmi digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau mulai Selasa malam (20/10) dan dilaksanakan hingga Senin (26/10).

“Masuknya Irau dalam Karisma Event Nusantara kita harapkan dapat semakin memperkuat daya tarik pariwisata daerah, memperluas promosi budaya Malinau, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujar Bupati Malinau Wempi W Mawa di Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu.

Menurut Bupati Malinau, terpilihnya Irau Malinau sebagai bagian dari KEN merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Malinau karena Festival Budaya Irau Malinau itu berhasil melewati proses kurasi yang ketat dan bersaing dengan ratusan kegiatan pariwisata dari berbagai daerah di Indonesia.

“Karisma Event Nusantara merupakan salah satu program strategis Kementerian Pariwisata untuk mendorong kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah melalui penyelenggaraan berbagai event unggulan,” katanya.

Karena itu, Wempi berharap penyelenggaraan Irau Malinau ke depan semakin dikenal luas hingga ke tingkat internasional.

Baca juga: Slank kolaborasi dengan 1.000 penari pada Festival Budaya Irau Malinau

Baca juga: Kabupaten Malinau kembali selenggarakan Pesta Budaya Irau

Ia juga berharap Kemenpar dapat turut menginformasikan kegiatan tersebut kepada para duta besar agar mereka berkesempatan berkunjung dan melihat langsung potensi daerah perbatasan, khususnya Kabupaten Malinau.

“Irau Malinau bukan sekadar pesta rakyat atau perayaan hari jadi daerah. Lebih dari itu, Irau merupakan cerminan jati diri masyarakat Malinau sekaligus ruang perjumpaan berbagai suku dan budaya,” kata Wempi.

Melalui Irau yang melibatkan partisipasi aktif dari 11 etnis dan 15 paguyuban nusantara yang ada di Malinau, menurut dia, masyarakat dapat memperkuat persaudaraan, menjaga tradisi, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah keberagaman.

Melalui pertunjukan seni dan budaya serta karnaval budaya, Irau juga menjadi momentum untuk mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi muda agar identitas budaya masyarakat Malinau tetap hidup dan berkembang di tengah kemajuan zaman.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan menyaksikan beragam pertunjukan budaya yang ditampilkan selama rangkaian Irau Malinau dan HUT ke-27 Kabupaten Malinau,” ujarnya.

Baca juga: Konten kreator dilibatkan pada Festival Budaya Irau Malinau 2025

Baca juga: Malinau wakili Indonesia pada pameran budaya internasional di AS

Baca juga: Warsi optimalisasi potensi pesona budaya Suku Punan


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
​Aksi Kemanusiaan di Polda Sumut: 148 Kantung Darah Siap Selamatkan Nyawa!
• 18 jam lalu
0
thumb
Blackout Batam-Bintan, Polisi Temukan Kera Luka Bakar di Dekat Transformator
• 18 jam lalu
0
thumb
Pemotor di Serang Tewas Usai Seruduk Truk Parkir di Bahu Jalan
• 15 jam lalu
0
thumb
Jelang PSM vs Persebaya di GBH: Ricky Pratama Tebar Ancaman terhadap Mantan
• 17 jam lalu
0
thumb
[FULL] Peneliti PUKAT UGM soal Luhut Usul Kerugian Negara Bukan Korupsi, Apa Dampaknya? | SAPA MALAM
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.