Lanjutkan Tren Bullish, IHSG Bidik Area Pemulihan di Level 5.800-an

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

fenomena Mars Trine Saturn, diyakini dimulai sejak 16 Oktober 2026, bertepatan dengan tekanan jual yang sempat membawa IHSG ke area 5.185.

Lanjutkan Tren Bullish, IHSG Bidik Area Pemulihan di Level 5.800-an (foto:iNews Media Group)

IDXChannel - Usai mengalami rebound beruntun dalam dua hari perdagangan terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai masih memiliki ruang yang cukup untuk kembali melenggang di zona hijau.

Pendapat tersebut disampaikan oleh Pengamat Pasar Modal, Gema Goeyardi, yang mendasarkan analisisnya pada metode astronacci, di mana dalam kondisi pasar saham domestik saat ini, nampak terjadinya fenomena Mars Trine Saturn, yang juga pernah terjadi pada April 2025 lalu.

Baca Juga:
IHSG Ditutup Menguat ke 5.328, Sektor Kesehatan Melonjak 3,35 Persen

"Ada kemiripan pola antara (April) 2025 dan (Oktober) 2026 ini. Pada April 2025, IHSG terkoreksi tajam hingga mendekati level 5.900, dan kemudian membentuk bottom lalu masuk ke fase pemulihan hingga menembus level 7.000-an pada periode berikutnya," ujar Gema, dalam keterangan resminya, Rabu (21/10/2026).

Pola serupa, yang dalam metode Astronacci disebut sebagai fenomena Mars Trine Saturn, diyakini Gema kembali terjadi, yang dimulai sejak 16 Oktober 2026, bertepatan dengan tekanan jual yang sempat membawa IHSG ke area 5.185.

Baca Juga:
IHSG Rawan Dead Cat Bounce, Level Ini Dinilai Jadi Ujian Rebound

Karenanya, dengan berbekal pendekatan historis tersebut, Gema juga mengamati potensi bottoming IHSG, dengan secara khusus menyoroti area 5.803 sebagai target pemulihan IHSG berikutnya.

"Level ini merupakan area gap yang terbentuk saat indeks mengalami tekanan jual. Sehingga, kika momentum bullish berlanjut, maka IHSG berpeluang bergerak menuju area (5.800-an) tersebut. Tapi, (peluang) ini juga akan tetap bergantung pada kekuatan pemulihan dan perkembangan sentimen pasar," ujar Gema.

Baca Juga:
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.310, Mayoritas Sektor Hijau

Keyakinan Gema dalam menyusun analisis ini, juga diperkuat pada prediksi yang dibuat pada pekan lalu, di mana saat itu Gema memang telah memproyeksikan bakal adanya peluang rebound bagi IHSG pada kisaran tanggal 20-21 Oktober 2026.

Pada 19 Oktober 2026 juga, Gema sempat membagikan analisisnya, yang memperkirakan bahwa IHSG bakal ditutup dengan candle hijau, yang kemudian benar-benar terjadi dalam dua hari perdagangan terakhir.

"Kalaupun closing red lagi, it's okay. 20 tahun saya di pasar saham sejak 2006, short term pain, long term gain. History will repeat itself," ujar Gema.

(taufan sukma)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Setelah Puing Roket China, Sampah Antariksa Ditemukan Lagi di Kebun Sawit Kotim
• 11 jam lalu
0
thumb
ITS Gandeng Mitra UEA Kembangkan Hovercraft, Buka Peluang Kerja Teknisi Indonesia
• 13 jam lalu
0
thumb
Ramai Adegan Medis di Drakor Doctor X Ternyata Terjadi dalam Kisah Nyata
• 13 jam lalu
0
thumb
Buntut Ratusan Siswa di Cirebon Keracunan MBG, Operasional SPPG Kalijaga Lima Dihentikan
• 14 jam lalu
0
thumb
Barcelona Laporkan PSG ke UEFA Usai Teror Banner Chainsaw di Liga Champions
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.