Beauty, mengulang materi kuliah kini bisa dilakukan sambil menjalani rutinitas harian. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mengubah materi pembelajaran menjadi format yang lebih praktis, seperti podcast. Pengalaman ini dirasakan Berdine Nalsalita, mahasiswi Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB), yang menggunakan Gemini sebagai teman belajar.
Pengalaman tersebut turut diperkenalkan melalui Google Gemini Campus Tour yang berlangsung di sembilan perguruan tinggi di Indonesia pada Agustus hingga Oktober 2026 dan menjangkau lebih dari 47.000 mahasiswa.
Berdine mengatakan, salah satu fitur yang membantunya mengulang pelajaran adalah Gemini Notebook, yang dapat mengubah materi menjadi podcast. Dengan format tersebut, ia bisa melakukan quick review atau mengulang materi secara singkat sambil bersiap-siap sebelum kelas.
“Buat aku, Gemini sudah seperti study companion yang membantu memahami materi dengan cara yang lebih personal. Salah satu yang paling membantu adalah Gemini Notebook, yang bisa mengubah materi menjadi podcast sehingga aku bisa melakukan quick review sambil bersiap-siap sebelum kelas. Setelah mengikuti Gemini Campus Tour dan mencoba berbagai fitur lainnya, aku jadi melihat bahwa AI bisa membantu lebih dari sekadar belajar. Pengalaman ini membuat aku sadar bahwa banyak tools yang sebenarnya sudah tersedia untuk membantu kita mengeksplorasi ide dan mencapai tujuan kita, tinggal bagaimana kita mulai mencoba dan menemukan apa yang bisa kita lakukan dengannya,” ujar Berdine.
Dari Belajar Lebih Personal hingga Mengembangkan IdePemanfaatan AI untuk mendukung kegiatan belajar sejalan dengan meningkatnya penggunaan teknologi ini di kalangan generasi muda. Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada 2025 menunjukkan bahwa Gen Z menjadi kelompok pengguna AI terbesar, dengan persentase 43,7%. Sementara itu, penggunaan AI untuk edukasi dan pembelajaran meningkat dari 21,84% pada tahun sebelumnya menjadi 43,98% pada 2025.
Melalui Gemini Campus Tour, mahasiswa dapat mencoba berbagai kemampuan AI yang berkaitan dengan kegiatan akademik maupun keseharian. Salah satunya melalui Study Notebooks, yang memungkinkan mahasiswa mengunggah silabus, catatan kuliah, atau materi pembelajaran untuk menyusun catatan terstruktur, ringkasan, dan latihan soal.
Mahasiswa juga dapat menggunakan Gemini Live untuk bertanya dan berdiskusi melalui suara maupun kamera. Selain mendukung proses belajar, kemampuan generatif Gemini memungkinkan pengguna mengembangkan gagasan menjadi visual atau konten kreatif. Teknologi ini juga dapat membantu mahasiswa menyempurnakan tulisan, menyusun CV, dan mengembangkan portofolio berdasarkan pengalaman atau proyek yang telah dikerjakan.
Country Marketing Manager Google Indonesia, Muriel M., mengatakan bahwa AI dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar, bereksperimen, dan mengembangkan ide. Melalui program tersebut, Google ingin memperkenalkan pemanfaatan Gemini untuk berbagai aktivitas, baik di dalam maupun di luar kegiatan akademik.
Google juga menghadirkan penawaran Google AI Plus gratis selama satu tahun bagi mahasiswa yang memenuhi syarat di Indonesia hingga 31 Desember 2026. Penawaran ini mencakup akses ke berbagai fitur Gemini dan penyimpanan 400 GB untuk menyimpan materi kuliah, dokumen, serta kebutuhan akademik lainnya.






Komentar (0)