Penguatan Pembelajaran STEM Tingkatkan Kualitas Guru di Sidrap

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, SIDRAP – Pentingnya meningkatkan kualitas dari para guru. Bagaimana tidak, pendidikan itu merupakan hal yang sangat penting.

Bila kualitas guru kian lebih baik, maka ini berdampak pada kemampuan dan kualitas peserta didik atau murid yang terus meningkat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Bebudayaan Kab. Sidenreng Rappang H. Sirajuddin A., S.P., M.Si. mengatakan ini yang dilakukan Yayasan Pendidikan Adiluhung (YPAN) saat menyelenggarakan Penguatan Pembelajaran STEM berbasis Matematika & Numerasi jenjang SD dan SMP di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Makassar.
 
“Pemerintah Kabupaten Sidrap memberi perhatian terhadap upaya meningkatkan kualitas guru di daerahnya,”ucapnya.

Pemkab pun menggandeng YPAN yang merupakan mitra Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dalam pelaksanaan program peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk di bidang pendidikan.

Melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, YPAN berupaya mendukung peningkatan kapasitas tenaga pendidik agar mampu menjawab kebutuhan dan tantangan pembelajaran yang terus berkembang.

YPAN sendiri sudah menyelenggarakan pelatihan bagi pendidik di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

“Dengan menggandeng YPAN yang merupakan mitra nasional, pelatihan ini diharapkan dapat menunjang kualitas SDM guru-guru SD, SMP di Kabupaten Sidenreng Rappang,” ucapnya.

Kata Sirajuddin A., S.P., M.Si, saatnya memberi sambutan sekaligus membuka pelatihan yang digelar di Aula Universitas Ichsan (UNISAN), Senin, 19 Oktober 2026.

“Pelatihan itu dilaksanakan dua gelombang dengan jumlah peserta 300 guru SD dan SMP. Gelombang pertama dilaksanakan pada Senin hingga Rabu, 21 Oktober 2026. Sedangkan pelaksanaan gelombang kedua pada Kamis, 22 Oktober 2026 hingga Sabtu, 24 Oktober 2026,” tuturnya.

Dalam kolaborasi ini, YPAN menyelenggarakan pelatihan dengan titik fokus Penguatan Pembelajaran STEM Berbasis Matematika & Numerasi jenjang SD dan SMP.

Seberapa penting pelatihan itu? Bahwasanya peningkatan kualitas pendidikan tidak terlepas dari peran guru sebagai ujung tombak proses pembelajaran.

Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga membimbing peserta didik untuk berpikir kritis, mengembangkan kreativitas, memecahkan masalah, dan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

Pelatihan ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung kebutuhan tersebut, khususnya melalui penguatan pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics atau STEM yang terintegrasi dengan matematika dan numerasi.

“Pendekatan STEM mendorong peserta didik untuk menghubungkan berbagai bidang ilmu dalam memahami fenomena dan menyelesaikan persoalan nyata,” kata Fais Bayu Wicaksono, S.H., dari YPAN.

“Kemampuan matematika dan numerasi menjadi dasar penting bagi peserta didik untuk memahami informasi, mengolah data, menggunakan penalaran, serta mengambil keputusan secara tepat,” ujarnya lagi.  

Dalam kegiatan bimbingan teknis ini guru SD dan SMP memperoleh penguatan kompetensi melalui materi, diskusi, praktik, serta refleksi pembelajaran.

Kegiatan juga dirancang secara bertahap agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerjemahkannya ke dalam rancangan pembelajaran yang dapat diterapkan di sekolah.

“Melalui rangkaian kegiatan tersebut, kami berharap peserta memperoleh pengalaman belajar yang utuh, mulai dari memahami konsep, merancang pembelajaran, mempraktikkan gagasan, hingga mengevaluasi hasilnya.

Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menghasilkan bekal yang konkret bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih kontekstual, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” kata Fais.

Menurut Fais yang terutama sesungguhnya bukan semata-mata terselesaikannya seluruh materi dari penguatan pembelajaran, tetapi tumbuhnya pemahaman dan keterampilan yang dapat diterapkan secara nyata di ruang kelas.

“Rancangan pembelajaran yang dihasilkan, praktik yang dilakukan, serta refleksi selama kegiatan diharapkan menjadi pijakan awal bagi perbaikan proses pembelajaran matematika dan numerasi di Kabupaten Sidenreng Rappang,” ucapnya.

Karena itu penting sekali sinergi antara YPAN, APKASI, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang, Dinas Pendidikan, satuan pendidikan, dan para guru. Pasalnya ini peningkatan kompetensi yang diperoleh melalui pelatihan dapat diteruskan menjadi praktik baik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi peserta didik.(wis)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Kembali ke Level Rp18 Ribu per USD
• 5 jam lalu
0
thumb
Soal Putusan MK Soal Ijazah Gibran hingga Sempat Dibully, Komarudin Watubun: Saya Bicara Perspektif Konstitusi
• 7 jam lalu
0
thumb
Pertamina Pastikan Pasokan BBM di Banten Aman
• 6 jam lalu
0
thumb
Denmark Tangkap 2 Pria Diduga Mata-mata
• 17 jam lalu
0
thumb
Turki Ajukan Pakta Pertahanan Makkah ke Parlemen untuk Diratifikasi
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.