Polres Tulungagung Ungkap 6 Kasus Curanmor, 3 Pelaku Ternyata ODGJ

beritajatim.com
1 jam lalu
Cover Berita

Tulungagung (beritajatim.com) – Satreskrim Polres Tulungagung mengungkap enam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi pada awal bulan Oktober ini. Dari enam kasus tersebut, mereka mengamankan delapan tersangka. Uniknya, tiga tersangka di antaranya merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Selain itu, terdapat satu tersangka yang masih berusia di bawah umur.

Kapolres Tulungagung, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, mengatakan terdapat sembilan laporan yang terjadi pada tanggal 10 Oktober lalu. Dari jumlah tersebut, tiga laporan merupakan kasus kecelakaan dan enam lainnya merupakan kasus curanmor. Kejadian curanmor ini terjadi di wilayah Kecamatan Ngunut, Pagerwojo, Besuki, dan Kauman. Total terdapat delapan pelaku curanmor yang berhasil diamankan.

“Ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat,” ujarnya, Rabu (21/10/2026).

Dari delapan tersangka curanmor, tidak semua dilakukan penahanan karena beberapa alasan. Di antaranya, pelaku masih berstatus anak di bawah umur dan ODGJ.

“Salah satu pelaku curanmor di Kecamatan Pagerwojo masih anak, jadi tidak dilakukan penahanan. Namun, kasus tetap berjalan sesuai sistem peradilan anak,” terangnya.

Di sisi lain, ada tiga pelaku curanmor yang dinyatakan ODGJ. Hal itu diperkuat dari hasil pemeriksaan dokter kejiwaan. Kasus curanmor dengan pelaku ODGJ berakhir melalui restorative justice (RJ).

“Tiga pelaku curanmor mengalami gangguan kejiwaan sehingga mereka dilakukan RJ dan proses hukum dihentikan,” jelasnya.

Sedangkan empat pelaku lainnya dilakukan penahanan sesuai prosedur hukum. Khusus dua pelaku curanmor di wilayah Kecamatan Ngunut, dilakukan pengembangan.

“Dua pelaku curanmor di Kecamatan Ngunut masih kami lakukan pendalaman. Karena kalau dilihat dari cara melakukan eksekusi, mereka sudah ahli. Apalagi, mereka juga membawa kunci T dalam aksinya,” paparnya.

Dari enam kasus curanmor, ada dua modus yang dilakukan para pelaku. Di antaranya, membobol rumah ketika sepi dan membawa kabur motor saat pemilik lupa mencabut kunci kendaraan.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat, sehingga kamtibmas tetap kondusif, aman, dan terkendali,” pungkasnya. [nm/kun]


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Melihat Pesawat N219, Seratus Persen Karya Anak Bangsa
• 6 jam lalu
0
thumb
3 Tersangka Penyerangan Rombongan Persib U-18 Diamankan, Polisi Ungkap Kemungkinan Ada Pelaku Lain
• 18 jam lalu
0
thumb
Foto: Pengalihan Arus Saat Aksi Penyampaian Aspirasi di Tugu Tani
• 22 jam lalu
0
thumb
Fabio akui Java United kesulitan bongkar lini pertahanan Isenmulang
• 11 jam lalu
0
thumb
Rokok Ilegal Marak, Menperin Siapkan Langkah untuk Industri Hasil Tembakau
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.