Gigi Bungsu Tumbuh, Kapan Harus Dicabut?-Tips Kesehatan

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Gigi bungsu merupakan geraham paling belakang yang umumnya mulai tumbuh pada usia 17 hingga 25 tahun. Pada sebagian orang, kemunculan gigi ini tidak menimbulkan keluhan. Namun, gigi bungsu juga dapat tumbuh dengan posisi yang tidak tepat karena keterbatasan ruang di rahang. Kondisi tersebut membuat banyak orang mempertanyakan apakah gigi bungsu perlu langsung dicabut atau masih dapat dipertahankan. 

Pada dasarnya, tidak semua gigi bungsu membutuhkan tindakan pencabutan. Keputusan tersebut perlu disesuaikan dengan posisi dan kondisi gigi serta pengaruhnya terhadap jaringan di sekitarnya. 

Baca Juga :

Gigi Kuning Padahal Rajin Disikat? Ini penyebabnya-Tips Kesehatan
Salah satu kondisi yang sering ditemukan adalah impaksi. Kondisi ini terjadi ketika gigi bungsu tidak dapat tumbuh atau muncul sepenuhnya karena terhalang oleh gigi lain, tulang, atau jaringan gusi. Gigi juga dapat tumbuh dengan posisi miring sehingga tidak berada pada arah tumbuh yang semestinya.

Impaksi dapat menimbulkan sejumlah masalah pada gigi dan gusi. Posisi gigi yang miring, misalnya, dapat memberikan tekanan pada gigi geraham di sebelahnya. Area di sekitar gigi yang tumbuh sebagian juga lebih sulit dibersihkan sehingga sisa makanan dan bakteri dapat menumpuk.

Baca Juga :

Asap Karhutla Mengancam Kesehatan, Ini Bahaya Menghirupnya Terus-Menerus-Tips Kesehatan
Kondisi tersebut dapat menyebabkan peradangan pada gusi yang ditandai dengan nyeri dan pembengkakan. Dalam beberapa kasus, gigi di sebelah gigi bungsu juga dapat mengalami kerusakan atau berlubang karena sulit dibersihkan. Impaksi yang tidak ditangani juga dapat berkaitan dengan terbentuknya kista di sekitar gigi dan tulang rahang.

Meski demikian, keberadaan gigi bungsu tidak otomatis menjadi alasan untuk melakukan pencabutan. Gigi yang tumbuh lurus, memiliki ruang yang cukup, serta tidak menimbulkan gangguan pada gigi dan jaringan di sekitarnya dapat dipertahankan.

Baca Juga :

Kenapa Tangan Gemetar Setelah Minum Kopi? Ini Penjelasannya-Tips Kesehatan
Kemampuan untuk menjaga kebersihan gigi bungsu juga menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Gigi yang dapat dijangkau dan dibersihkan dengan baik memiliki risiko masalah yang berbeda dibandingkan gigi yang tumbuh sebagian atau berada pada posisi yang sulit dijangkau. Karena itu, kondisi gigi bungsu sebaiknya tidak ditentukan hanya berdasarkan ada atau tidaknya rasa sakit. Gigi yang tidak menimbulkan keluhan tetap dapat diperiksa untuk mengetahui posisi dan perkembangannya.

Dokter gigi dapat melakukan pemeriksaan secara langsung dan merekomendasikan pemeriksaan Rontgen apabila diperlukan. Pemeriksaan tersebut dapat memberikan gambaran mengenai posisi gigi bungsu, arah pertumbuhannya, kondisi akar, serta hubungannya dengan gigi dan struktur di sekitarnya. Hasil pemeriksaan kemudian menjadi pertimbangan untuk menentukan apakah gigi bungsu perlu dicabut atau dapat dipertahankan. Pada gigi yang bermasalah, dokter juga dapat menentukan penanganan yang sesuai berdasarkan kondisi masing-masing pasien. (Titik Nurmalasari)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jelang Nataru dan Lebaran, Menhub Datangi Mabes Polri Bahas Pengamanan Transportasi
• 4 jam lalu
0
thumb
5 Kebiasaan yang Sering Dilakukan Pemimpin Sukses
• 5 jam lalu
0
thumb
Cerita Darius Sinathrya Jalani Adegan Ekstrem di Atas Atap di The Doll Ghawiah
• 2 jam lalu
0
thumb
BRI-Pemerintah Gerakkan Investasi Global & Berdayakan Ekonomi hingga Level UMKM
• 7 jam lalu
0
thumb
Pasang Spanduk di Tugu Tani, Massa Demo Desak Karhutla Ditetapkan Bencana Nasional
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.