HARIAN.FAJAR.CO.ID, MANCHESTER—Pelatih Manchester City, Enzo Maresca memuji timnya saat berbicara kepada TNT Sports usai mereka menghajar AEK Athens 5-1.
Meski begitu, Maresca menyesalkan timnya kebobolan satu gol dan mengatakan mereka harusnya bisa menang dengan margin lebih besar lagi.
“Ini adalah penampilan yang menyeluruh. Tidak mudah, terutama setelah [kekalahan di kandang melawan Paris]… kami harus menang dan kami telah menjalankan tugas kami. Sayangnya, kami kebobolan satu gol, padahal dalam situasi tersebut kami mungkin bisa tampil lebih baik. Namun, kami berhasil mencetak lima gol dan sebenarnya bisa saja mencetak lebih banyak lagi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Enzo Maresca berbicara kepada TNT Sports mengenai performa Phil Foden yang mencetak hattrick hari ini.
“Ini kabar baik bagi saya. Dia tampil apik dan inilah yang kami harapkan, karena beberapa alasan—pertama, karena dia adalah pemain papan atas, dan kami semua tahu itu. Saya membutuhkan opsi tersebut, jadi ini sangat bagus. Saya ikut senang untuknya, sekaligus senang untuk tim karena kini kami memiliki satu senjata tambahan yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya.
Pelatih kepala AEK Athens, Marko Nikolić berbicara kepada UEFA sementara itu mengungkapkan bagaimana beratnya laga ini.
“Selisih skornya sangat besar; kami menghadapi tim dengan kualitas tertinggi di dunia sepak bola, baik dalam beberapa musim terakhir maupun musim ini. Namun, kami cukup berani dan sempat menunjukkan momen-momen yang sangat baik,” katanya.
Baginya, ini bukti perbedaan kualitas. “Sayangnya, kualitas yang dimiliki City membuat mereka mampu menghukum kami [berkali-kali] dengan gol. Saya harus memberikan apresiasi kepada para penggemar kami: mereka luar biasa di mana pun kami bertanding dan selalu menciptakan atmosfer yang menakjubkan,” jelasnya.
“Saya rasa semua orang menikmati kehadiran mereka. Kini, kami akan fokus pada liga [domestik] kami dan menantikan laga melawan Real Madrid [di kandang pada 4 November],” lanjutnya.
Marko Nikolić menambahkan bahwa sejauh ini mereka mendapat banyak pengalaman di kompetisi Eropa.
“Ini baru kali kedua dalam 20 tahun kami berpartisipasi di kompetisi ini, jadi kemenangan [di kandang] atas LASK merupakan sebuah pencapaian bagi kami. Begitu berada di kompetisi ini bersama tim-tim besar lainnya, kami ingin bersaing dengan mereka,” paparnya.
“Kami bermain seperti ini karena tidak ingin sekadar bertahan dan berupaya untuk sekadar selamat. Kami tetap mengandalkan gaya permainan kami, dengan pergerakan bola dan skema membangun serangan. Namun, harus diakui bahwa City memiliki kualitas yang lebih baik di sepertiga akhir lapangan, ” tandasnya. (amr)






Komentar (0)