Eks Dosen ITB Sebut Ada Menteri Kabur dari Panggilan KPK, Dirjen Imigrasi Ungkap Faktanya!

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), Ardianto Satriawan, menyoroti keberangkatan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid ke luar negeri di tengah proses pemanggilan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Melalui unggahan di akun X pribadinya, Ardianto bahkan mengaitkan perjalanan tersebut dengan absennya Nusron dalam pemeriksaan KPK.

"ADA. MENTERI. KABUR. DARI. PANGGILAN. KPK," tulis Ardianto, di akun X pribadinya, dikutip Rabu (21/10).

Sementara itu, Direktorat Jenderal Imigrasi membenarkan bahwa Nusron sempat melakukan perjalanan ke luar negeri. Berdasarkan data perlintasan, Nusron diketahui menuju Singapura melalui Batam sebelum melanjutkan perjalanan ke Malaysia dalam rangka agenda kedinasan resmi.

"Saya belum terinfo apakah beliau sudah ada di Indonesia atau belum. Tapi jika beliau yang bersangkutan ke Singapura melalui Batam dan kemudian ke Malaysia dan melakukan kegiatan kedinasan, terkonfirmasi, iya," jelas  Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Seperti diketahui, Nusron tercatat dua kali tidak memenuhi panggilan KPK sebagai saksi dalam perkara dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk.

Baca Juga: 2 Kali Mangkir dari Panggilan, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Nusron Wahid

Pada pemanggilan pertama yang dijadwalkan pada Rabu, 7 Oktober 2026, Nusron tidak hadir dengan alasan memiliki agenda internal yang bertepatan dengan jadwal pemeriksaan di Kementerian ATR/BPN.

Sementara itu, pada pemanggilan kedua yang berlangsung Kamis, 15 Oktober 2026, Nusron kembali berhalangan hadir karena adanya agenda perjalanan dinas. Pihak Nusron diketahui telah mengirimkan surat resmi permohonan penundaan pemeriksaan kepada KPK pada 14 Oktober 2026.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
5 Figur Publik Bantu Penanganan Karhutla
• 19 jam lalu
0
thumb
Daftar 150 Guru Besar yang Desak Gibran Mundur, Putra Sulsel Prof Ryaas Rasyid dan Prof Idrus Paturusi Inisiator
• 7 jam lalu
0
thumb
Bursa Makin Diawasi! OJK Percepat Pemeriksaan dan Sanksi Saham
• 21 jam lalu
0
thumb
Campus League Futsal Surabaya Jadi Milik UNESA & UM, Berlanjut ke Yogyakarta
• 49 menit lalu
0
thumb
Tertib Berlalu Lintas, Siswa SMKN 1 Tana Toraja Sukarela Serahkan Knalpot Brong ke Satlantas
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.