CIREBON, iNews.id - Sup telur puyuh dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cirebon, Jawa Barat, dikeluhkan terasa asam dan tidak enak. Setelah menyantap menu tersebut, ratusan siswa dan guru mengalami mual, pusing, muntah, hingga diare pada Selasa (20/10/2026) sore.
Sejumlah siswa dari sekolah di Kecamatan Harjamukti dilarikan ke Rumah Sakit Putra Bahagia untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisi mereka melemah setelah mengalami muntah dan diare, bahkan beberapa siswa harus menjalani rawat inap.
"Banyak yang kena, guru juga ada, pasa saya tanya makan apa ternyata sama semua makan telur puyuhnya asam dari MBG," ujar Agus Bahtiar, salah satu orang tua siswa.
Berdasarkan pantauan di instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Putra Bahagia, lebih dari 50 orang telah mendapatkan penanganan medis. Para siswa sebelumnya mengonsumsi MBG yang disediakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalijaga Lima.
Baca Juga:Konsolidasi Lewat Bedah Dapil, Perindo Bengkulu Perkuat Basis Politik dan Agenda Pro Ekonomi Menuju 2029Sejumlah orang tua mengaku mendapati anak mereka pucat dan lemas saat sore hari. Setelah ditanya, anak-anak tersebut mengeluhkan sup telur puyuh yang rasanya asam dan tidak enak dimakan.
Meski demikian, penyebab pasti munculnya gejala tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan keracunan belum dapat dipastikan hanya berdasarkan keluhan terhadap makanan.
Jumlah pasien yang datang ke rumah sakit terus bertambah. Petugas TNI dan Polri menyiapkan lebih dari sembilan ambulans untuk mengevakuasi para siswa ke sejumlah rumah sakit lain.
Jumlah korban yang diduga mengalami keracunan diperkirakan mencapai ratusan orang, termasuk guru dari sejumlah sekolah di Kota Cirebon.
#jabar





Komentar (0)