Manuver Hashim Jual Saham WIFI Harga Premium Rp 4,06 Triliun, RUPSLB Hari Ini

katadata.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Hashim Djojohadikusumo mengantongi dana segar Rp 4,06 triliun usai menjual separuh investasinya di saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI). Langkah adik presiden Prabowo Subianto ini terjadi tidak lama setelah ia mengundurkan diri sebagai komisaris utama WIFI.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham, perusahaan investasi Hashim, PT Investasi Sukses Bersama menjual 1.415.652.000 saham WIFI di harga Rp 2.870 per lembar. Alhasil dia mengantongi dana Rp 4,06 triliun.

Harga transaksi itu jauh di atas harga pasar saham WIFI yang berada di level Rp 1.025 pada hari yang sama, 19 Oktober.

Usai transaksi tersebut, kepemilikan Hashim lewat PT Investasi Sukses Bersama tergerus dari 2.889.087.404 saham atau sekitar 54,42% menjadi 1.473.435.404 saham atau setara 27,756%.

Seluruh saham yang dilepas ISB dibeli oleh PT Sinergi Graha Kapital (SGK). Sebelum transaksi, SGK tidak tercatat memiliki saham WIFI. Namun, setelah pembelian tersebut, perusahaan itu menguasai sekitar 26,67% saham emiten teknologi tersebut.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), SGK menyatakan pembelian saham WIFI tersebut ditujukan untuk investasi jangka panjang.

Transaksi penjualan saham WIFI berlangsung setelah Hashim mundur dari jabatannya sebagai komisaris utama. Pengunduran diri ini akan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) WIFI yang digelar hari ini, Rabu (21/10). Salah satu agenda rapat yakni perubahan susunan anggota direksi dan dewan komisaris perseroan.

Secara keseluruhan, terdapat tiga agenda dalam RUPSLB. Pertama, persetujuan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar mengenai maksud, tujuan, dan kegiatan usaha perseroan, termasuk studi kelayakan rencana penambahan kegiatan usaha sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kedua, persetujuan perubahan Pasal 12 ayat (13) Anggaran Dasar mengenai tugas, tanggung jawab, dan wewenang direksi. Ketiga, persetujuan perubahan susunan anggota dewan komisaris dan/atau direksi perseroan.

Sebelumnya, Hashim telah mengajukan pengunduran diri dari jabatan Komisaris Utama WIFI pada 29 September 2026. Selain Hashim, Direktur WIFI Henny Santoso juga menyampaikan pengunduran diri dari jabatannya.

Hashim terbilang singkat menjabat sebagai Komisaris Utama WIFI, yakni sekitar tiga bulan setelah diangkat dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 30 Juni 2026.

“Melalui surat tertanggal 29 September 2026, Bapak Hashim S. Djojohadikusumo menyampaikan pengunduran diri dari jabatannya selaku Komisaris Utama Perseroan,” tulis Direktur WIFI Shannedy Ong dalam keterbukaan informasi di BEI, dikutip Jumat (2/10).

Shannedy menyatakan pengunduran diri tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan. Kegiatan usaha WIFI dan entitas anak disebut tetap berjalan seperti biasa.

Fungsi pengurusan dan pengawasan perusahaan juga tetap dijalankan oleh anggota direksi dan dewan komisaris lainnya sesuai dengan anggaran dasar serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mulai dari Juli, Progres Drainase Jalan Koramil–Titi Payung Capai 70 Persen
• 49 menit lalu
0
thumb
Geger! Jutaan Pengangguran Ketahuan Pura-pura Berangkat Kerja
• 11 jam lalu
0
thumb
Jujur Janggal! Taud Pertanyakan UU Cagar Budaya dalam Kasus Aktivis Greenpeace
• 18 jam lalu
0
thumb
Ijazah Gibran Digugat, Bahlil Ungkap Sikap Golkar: Kita Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah
• 6 jam lalu
0
thumb
Prabowo Terima DEN, Bahas Antisipasi El Nino hingga Kebakaran Hutan
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.