Kualitas udara Jakarta tidak sehat pada Rabu pagi

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kualitas udara di DKI Jakarta tercatat tidak sehat pada Rabu pagi sehingga masyarakat disarankan mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Informasi dari laman IQAir pada pukul 07.00 WIB di Jakarta, Rabu, mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik atau 14,2 kali lebih tinggi nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

PM 2,5 merupakan partikel berukuran lebih lebih kecil 2,5 mikron (mikrometer) yang ditemukan di udara termasuk debu, asap dan jelaga.

Paparan partikel ini dalam jangka panjang dikaitkan dengan kematian dini, terutama pada orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru kronis.

Rekomendasi kesehatan terkait kualitas udara saat ini yakni selain mengenakan masker, juga menghindari beraktivitas di luar ruangan, menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor, dan menyalakan penyaring udara.

Adapun kualitas udara Jakarta tercatat berada pada urutan keempat terburuk se-Indonesia setelah Palembang dengan poin 1130, Tangerang Selatan Banten dengan poin 172 dan Pontianak dengan poin 170.

Baca juga: Penanganan dampak karhutla butuh koordinasi lintas wilayah

Baca juga: IABI: Asap karhutla secara meteorologis berpotensi capai Jakarta

Baca juga: DKI siagakan 31 rumah sakit untuk tangani penyakit akibat cuaca


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Potret Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Karhutla hingga MBG Jadi Sorotan
• 16 jam lalu
0
thumb
Arab Saudi Cegat Rudal Houthi yang Mengarah ke Riyadh
• 7 jam lalu
0
thumb
IHSG Naik 4,51% saat Net Sell Tembus Rp 1,9 T, Asing Borong Saham TLKM dan GOTO
• 23 jam lalu
0
thumb
5 Figur Publik Bantu Penanganan Karhutla
• 18 jam lalu
0
thumb
Polri Cegah Peredaran Narkoba di Hotel
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.