Polri Cegah Peredaran Narkoba di Hotel

metrotvnews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Polri terus mengintensifkan upaya pencegahan peredaran gelap narkotika di sektor pariwisata dan perhotelan. Langkah itu diwujudkan melalui Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Hotel Claro, Kendari oleh Satresnarkoba Polresta Kendari. 

"Kegiatan ini mendukung program Asta Cita Bapak Presiden (Prabowo Subianto) untuk memerangi penyalahgunaan narkotika dengan memberikan wawasan dan pengetahuan kepada karyawan tentang bahaya penyalahgunaan naroba," kata Kasat Resnarkoba Polresta Kendari AKP Andi Musakkir Musni, dalam keterangan tertulis, Selasa, 20 Oktober 2026.

Baca Juga :

Manifes KMP Batu Mandi: 420 Penumpang Selamat, 89 Kendaraan
Penyuluhan dilakukan tadi sore sekitar pukul 15.30 Wita. Adapun, tema kegiatan ialah bersih dari narkoba, profesional dalam bekerja, membangun masa depan yang sehat. 

Sasaran penyuluhan ialah karyawan hotel. AKP Andi hadir secara langsung sebagai narasumber utama untuk memberikan pemahaman mendalam terkait bahaya serta dampak buruk penyalahgunaan barang haram itu. 

Satresnarkoba Polresta Kendari menggelar penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Hotel Claro, Kendari pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto: Istimewa.

Andi mengatakan tujuan kegiatan ini ialah meningkatkan pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Termasuk, dampak buruk yang ditimbulkan dari mengonsumsi narkotika. 

"Meningkatkan kesadaran karyawan akan peran pentingnya dalam menentukan masa depan bangsa," ungkap Andi. 

Karyawan hotel disebut berperan strategis sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan perhotelan yang aman, bersih, dan bebas dari narkoba. Penyuluhan ini wujud Polisi Bersama Masyarakat, sebagaimana tagline yang diagungkan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.

Kegiatan yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) ini berjalan tertib dan interaktif. Polresta Kendari berharap sinergi dengan pelaku usaha swasta dapat terus terjalin demi mewujudkan Sulawesi Tenggara bersih dari peredaran gelap narkoba.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Eks Napiter Bakar Warung Mi Babi di Sukoharjo Terlibat Kasus Teroris di 2016
• 16 jam lalu
0
thumb
460 Orang Berhasil Dievakuasi Selamat dari KMP Batumandi, 11 Dilarikan ke RS
• 16 jam lalu
0
thumb
Strategi Warren Buffett agar Uang Pensiun tak Cepat Habis
• 6 jam lalu
0
thumb
Punya Waktu Lebih Saat Wisata ke Yogyakarta? Destinasi di Sekitar Kota Ini Bisa Jadi Pilihan
• 12 jam lalu
0
thumb
Pengguna Angkutan Umum Jadi Sasaran Penipuan, Apa Saja Modusnya?
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.