Berapa kadar ideal SPF yang dibutuhkan wajah

antaranews.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pemilihan kadar SPF (Sun Protection Factor) yang tepat pada sunscreen sangat krusial untuk memberikan perlindungan optimal bagi kulit wajah dari paparan sinar ultraviolet (UV). Dalam penggunaannya sehari-hari, tingkat SPF yang disarankan oleh para ahli dan organisasi kesehatan kulit internasional adalah minimal SPF 30.

1. Mengapa SPF 30 ditenetukan sebagai standari minimum ?

Tingkat SPF mengukur seberapa baik sunscreen melindungi kulit dari sinar UVB, yaitu radiasi utama penyebab kulit terbakar (sunburn) dan kerusakan DNA sel. Angka pada SPF menunjukkan proporsi radiasi UVB yang berhasil diblokir oleh produk:

  • SPF 15: memblokir sekitar 93 persen sinar UVB.

  • SPF 30: memblokir sekitar 97 persen sinar UVB.

  • SPF 50: memblokir sekitar 98 persen sinar UVB.

  • SPF 100: memblokir sekitar 99 persen sinar UVB.

Meskipun terlihat ada peningkatan perlindungan pada tingkat di atas SPF 30, perbedaannya relatif kecil dan tidak ada sunscreen yang mampu memblokir 100 persen sinar UV.

Oleh karena itu, konsensus medis menetapkan SPF 30 sebagai kadar ideal untuk penggunaan harian karena sudah memberikan efisiensi perlindungan yang sangat tinggi tanpa meningkatkan risiko iritasi dari konsentrasi bahan aktif yang terlalu pekat.

Baca juga: Benarkah tabir surya mengakibatkan kekurangan vitamin D?

2. Ketebalan aplikasi dan efektivitas riil

Dosis ideal penggunaan sunscreen di laboratorium diukur sebesar 2 mg/cm2 kulit wajah, atau setara dengan kurang lebih dua ruas jari tangan.

Dalam praktiknya, sebagian besar orang hanya mengaplikasikan 25 persen hingga 50 persen dari dosis rekomendasi tersebut. Menggunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 membantu memastikan bahwa kulit tetap mendapatkan tingkat perlindungan yang memadai meskipun dosis aplikasi di kehidupan nyata sering kali lebih tipis dari standar pengujian laboratorium.

3. Tingkat SPF lebih tinggi (SPF 50+) untuk kondisi khusus

Tabir surya dengan SPF 50 atau lebih tinggi direkomendasikan bagi individu yang beraktivitas di luar ruangan dalam durasi lama bawah terik matahari ekstrem, berada di area dataran tinggi, memiliki riwayat kanker kulit, atau sedang menjalani perawatan dermatologi tertentu yang meningkatkan sensitivitas kulit terhadap cahaya (photosensitivity).

Namun, terlepas dari tingginya angka SPF yang digunakan, perlindungan tersebut akan menurun akibat keringat, gesekan, atau degradasi alami. Oleh sebab itu, pengolesan ulang (reapplication) setiap dua jam sekali tetap wajib dilakukan.

Kadar ideal SPF yang paling direkomendasikan untuk kulit wajah sehari-hari adalah SPF 30. Angka ini menawarkan perlindungan optimal yang mampu memblokir hingga 97 persen sinar UVB tanpa membebani kulit secara berlebihan.

Meskipun angka SPF yang lebih tinggi seperti SPF 50+ dapat memberikan perlindungan tambahan untuk aktivitas ekstrem luar ruangan, efektivitas utama sunscreen di kehidupan nyata sangat bergantung pada dua hal penting: ketaatan mengaplikasikan dosis yang cukup (sekitar dua ruas jari) dan rutinitas mengoleskan ulang (reapply) setiap 2 jam sekali, demikian mengutip Kemkes dan sejumlah sumber lain.

Baca juga: Alasan utama sunscreen wajib dipakai setiap hari

Baca juga: Cuaca mendung dan di dalam rumah, perlukah pakai sunscreen?


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
CEO GoTo & Sekjen Komdigi Bahas Strategi Penguatan Ekonomi Digital di Bali Tech Week 2026
• 3 jam lalu
0
thumb
Jalan Kaki Kurang dari 5 Ribu Langkah Sehari Dikaitkan dengan Risiko Strok Lebih Tinggi
• 15 jam lalu
0
thumb
Sahroni Minta Polri Telusuri Jejak Asing dalam Kasus Karhutla: Jangan Tebang Pilih!
• 11 jam lalu
0
thumb
Panen Zaitun Palestina Terusik, Pemukim Israel Rusak Rumah dan Kendaraan
• 8 jam lalu
0
thumb
Aksi Greenpeace di Bundaran HI, Pramono: Indonesia Ini Adalah Negara Demokrasi
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.