Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Selasa (20/10). Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan dalam pertemuan tersebut ada banyak yang dibahas oleh pemerintah.
Beberapa isu yang dibahas berkaitan dengan Perlindungan Sosial (Perlinsos) hingga Morgan Stanley Capital International (MSCI). Menurut Luhut dalam kesempatan itu DEN menyampaikan sejumlah rekomendasi.
“Mengikuti perkembangan dunia saat ini yang dampaknya tentu suka tidak suka (terasa) pada ekonomi Indonesia. Selain itu kami juga memberikan solusi-solusi terhadap masalah-masalah yang sudah diidentifikasi oleh DEN,” kata Luhut dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Selasa (20/10).
Pertama yang dibahas mengenai program Perlinsos dalam bentuk uang transfer (cash)yang akan diluncurkan pada 10 November 2026. Dia menyebut Perlinsos ini diberikan untuk rakyat Indonesia yang berhak. Bentuk transfer ini dipilih agar pemerintah tidak lagi memberikan subsidi berbasis produk, namun langsung pada uang.
Kedua, hal yang dibahas berkaitan dengan kondisi El Nino dan La Nina yang terjadi di Indonesia dalam beberapa waktu yang akan datang. Menurut Luhut hal ini perlu dibahas sebab kedua kondisi ini akan berpengaruh pada sektor pangan, khususnya ketersediaan ataupun potensi banjirnya,
“Sehingga dengan demikian ada kontinjensi untuk menghadapi hal-hal yang memang di luar kemampuan kita karena itu masalah alam. Seperti apa langkah-langkah untuk menyiapkan pasokan pangan, kapan mulai penanaman dan seterusnya. Tadi Presiden juga memberikan arahan yang cukup detail dalam konteks tersebut” ujarnya.
Persoalan ketiga yang dibahas dalam rapat berkaitan dengan membahas terkait hilirisasi mineral seperti nikel, aluminium, hingga lithium. Dalam kesempatan itu DEN juga menyebut sedang menyiapkan usulan juga pada Presiden bagaimana membangun ekosistem pengadaan bahan bakar dengan pengalaman dan studi yang dilakukan sehingga akan mengurangi kemungkinan-kemungkinan terjadinya kelangkaan secara nasional.
“Terkait MSCI juga kami laporkan,” ucapnya.
Luhut menyebut dalam rapat tersebut juga hadir Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Dalam pertemuan tersebut pemerintah juga saling melakukan konfirmasi data-data ekonomi yang ada. Dengen begitu ia berharap proses pengambilan keputusan bisa berbasis data dan studi.





Komentar (0)