Christian Horner Akhirnya Buka Suara, Klarifikasi Pernyataanya Soal Peluang Comeback ke F1 dengan Ferrari

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Christian Horner akhirnya memberikan penjelasan mengenai rumor comebacknya ke F1 dengan bergabung ke Ferrari.

Sebelumnya, Horner sempat memberikan pernyataan kalau salah satu impiannya adalah menempati posisi tertinggi di Ferrari.

Pernyataan itu pun membuat banyak orang menyalah artikan dan merasa jika Horner berniat comeback ke F1 dengan bergabung ke Ferrari.

Christian Horner
Sumber :
  • Facebook/ Oracle Red Bull Racing

Tak hanya itu, pernyataan tersebut memicu pembicaraan mengenai masa depan Fred Vasseur.

Sampai akhirnya, Christian Horner menegaskan kalau komentarnya telah disalahartikan oleh para penggemar.

Horner menjelaskan maksud sebenarnya sekaligus memberikan penilaian terhadap kepemimpinan Vasseur di Ferrari.

"Fred Vasseur adalah sosok yang berpengalaman. Ia telah melakukan pekerjaan yang cukup baik. Akan tetapi, saya lebih dari siapapun memahami tekanan dalam mengelola organisasi yang kompetitif. Komentar saya telah disalahartikan konteksnya," ujar Horner.

Ia mengakui Ferrari memiliki daya tarik besar dalam sejarah Formula 1. Namun, keinginannya untuk memiliki saham tim membuat peluang bergabung dengan Scuderia sulit terwujud.

"Ferrari adalah merek terbesar di F1, ini adalah tim yang paling bersejarah. Namun, saya telah mengumpulkan modal yang luar biasa untuk mendukung langkah saya berikutnya di ajang ini. Langkah tersebut harus melibatkan kepemilikan, sementara Ferrari tidak akan menjual sahamnya." katanya.

Horner juga menegaskan dirinya tidak terburu-buru kembali ke paddock dan memilih menunggu kesempatan yang sesuai ambisinya.

"Saya senang berada di luar dunia olahraga ini dan melihat peluang apa yang mungkin muncul dalam beberapa bulan atau tahun ke depan. Kembali bukanlah suatu keharusan. Saya hanya akan kembali jika ada kesempatan yang tepat, bersama orang-orang yang memiliki pemikiran serupa dan berambisi untuk menang. Saya tidak akan pernah kembali hanya sekadar untuk berpartisipasi." tutup Horner.

Horner sebelumnya meninggalkan Red Bull pada Juli tahun lalu. Saat itu, kepergian Horner dari Red Bull disertai kompensasi besar karena kontraknya masih berlaku enam tahun.

Sebelum rumor ini ramai menjadi perbincangan, Ia juga pernah menegaskan hanya tertarik kembali ke F1 apabila memiliki kesempatan memperoleh saham kepemilikan tim.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Daftar Stadion untuk Piala Asia 2027: Modern, Menuju Ambisi Arab Saudi yang Lebih Besar
• 22 jam lalu
0
thumb
Polda Metro Siapkan 9.505 Personel Kawal Aksi Massa di Monas
• 12 jam lalu
0
thumb
Terasuk Timnas Juara, Gerindra Rilis 25 Pencapaian Era Prabowo
• 19 jam lalu
0
thumb
Bareskrim Tangkap Buronan Kasus Dugaan Penipuan Umrah Full Ramadhan
• 3 jam lalu
0
thumb
Jokowi Seyakin-yakinnya Percaya Ada Operasi Politik Kotor demi Jatuhkan Dirinya dan Gibran
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.