Prabowo Terima Laporan Kunjungan Sekjen PBB António Guterres, Bahas Perdamaian Dunia hingga Palestina

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir mengenai hasil kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) António Guterres ke Indonesia yang membahas sejumlah isu strategis, termasuk reformasi multilateralisme, perdamaian dunia, dan Palestina.

Laporan tersebut disampaikan Arrmanatha Christiawan Nasir, yang akrab disapa Tata, saat menghadap Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (20/10).

Arrmanatha menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Presiden Prabowo merupakan agenda pelaporan rutin terkait perkembangan dan hasil kunjungan Sekjen PBB selama berada di Indonesia pada 17 hingga 19 Oktober 2026.

"Saya tadi hanya sekadar melapor kemarin ada kunjungan Sekjen PBB. Ada kegiatan di Kemlu. Itu aja, tidak ada hal-hal yang ini, hanya rutin lah tadi melapor perkembangan apa, hasil kunjungan Sekjen PBB itu," kata Menlu Arrmanatha.

Menurut Arrmanatha, kunjungan António Guterres merupakan bentuk apresiasi kepada Presiden Prabowo dan pemerintah Indonesia atas dukungan terhadap PBB di tengah berbagai tantangan global.

"Beliau hadir ke sini untuk menunjukkan apresiasi kepada Bapak Presiden, kepada Indonesia yang selama ini mendukung beliau, mendukung Sekjen PBB sebagai Sekjen dalam situasi yang sulit di tingkat global dan juga mendorong reformasi sistem multilateral," kata Menlu RI.

Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Reformasi Multilateralisme hingga Palestina

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengawali rangkaian agenda resminya di Indonesia dengan mengunjungi kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (18/10).

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo dan Guterres mengadakan pertemuan bilateral untuk membahas sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian Indonesia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Salah satu pembahasan utama adalah reformasi multilateralisme yang berkaitan dengan upaya memperkuat sistem kerja sama internasional dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Kedua pihak juga membahas kontribusi Indonesia dalam mendukung pemeliharaan perdamaian dunia melalui keterlibatan prajurit TNI dalam berbagai misi perdamaian PBB.

Selain itu, persoalan Palestina yang masih menghadapi pendudukan Israel turut menjadi salah satu topik pembahasan dalam pertemuan bilateral tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, António Guterres menyampaikan salam perpisahan kepada Presiden Prabowo menjelang berakhirnya masa jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal PBB pada Desember 2026.

Setelah menyelesaikan pertemuan bilateral, Guterres bermalam di kediaman pribadi Presiden Prabowo di Hambalang sebelum melanjutkan agenda kunjungannya pada keesokan hari.

Sekjen PBB Kunjungi PMPP TNI dan Temui Calon Pasukan Perdamaian

Pada Senin (19/10), António Guterres melanjutkan kunjungannya ke Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dalam kunjungan tersebut, Guterres bertemu langsung dengan para prajurit TNI yang sedang dipersiapkan untuk menjalankan tugas sebagai bagian dari pasukan pemeliharaan perdamaian PBB.

Para prajurit tersebut dijadwalkan bertugas di Republik Afrika Tengah bersama Misi Stabilisasi Terpadu Multidimensional PBB di Republik Afrika Tengah atau MINUSCA.

Kunjungan ke PMPP TNI menjadi bagian dari agenda Guterres untuk melihat kontribusi Indonesia dalam mendukung operasi pemeliharaan perdamaian internasional.

Selain bertemu dengan calon pasukan perdamaian, Guterres memberikan penghormatan kepada para prajurit TNI yang gugur ketika menjalankan tugas bersama Pasukan Penjaga Perdamaian PBB.

Penghormatan tersebut secara khusus ditujukan kepada empat prajurit TNI yang gugur di Lebanon saat bertugas bersama United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Sekjen PBB yang berkaitan dengan peran Indonesia dalam mendukung keamanan dan perdamaian dunia.

António Guterres Sampaikan Pidato tentang Masa Depan PBB di Jakarta

Setelah mengunjungi PMPP TNI, António Guterres melanjutkan agenda resminya dengan mendatangi Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta pada Senin (19/10).

Dalam kegiatan tersebut, Guterres menyampaikan pidato mengenai perjalanan delapan dekade Perserikatan Bangsa-Bangsa dan masa depan organisasi internasional tersebut.

Pidato Sekjen PBB mengangkat tema "Delapan Dekade Perserikatan Bangsa-Bangsa: Apa Selanjutnya?" yang membahas perjalanan organisasi tersebut serta tantangan kerja sama internasional ke depan.

Kegiatan di Kementerian Luar Negeri menjadi salah satu agenda diplomatik dalam rangkaian kunjungan resmi Guterres selama berada di Indonesia.

Kunjungan tersebut juga mencerminkan perhatian terhadap peran Indonesia dalam mendukung reformasi sistem multilateral dan upaya pemeliharaan perdamaian internasional.

Menlu Laporkan Hasil Kunjungan Guterres kepada Presiden Prabowo

Setelah menyelesaikan seluruh agenda di Indonesia, António Guterres bertolak kembali menuju New York, Amerika Serikat, pada Senin (19/10).

Sehari setelah keberangkatan Guterres, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir menghadap Presiden Prabowo untuk melaporkan perkembangan dan hasil kunjungan Sekjen PBB tersebut.

Arrmanatha menegaskan bahwa laporan kepada Presiden bersifat rutin dan berfokus pada rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan selama kunjungan resmi Guterres.

Rangkaian kunjungan Sekjen PBB ke Indonesia mencakup pembahasan reformasi multilateralisme, kontribusi Indonesia terhadap pemeliharaan perdamaian dunia, persoalan Palestina, serta penghormatan kepada prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian internasional.

Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari hubungan diplomatik Indonesia dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global dan memperkuat kerja sama internasional.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KMP Batumandi Terbakar, Bos ASDP Sampaikan Permintaan Maaf
• 4 jam lalu
0
thumb
Jadwal Hyundai Hillstate Selanjutnya usai KOVO Cup: Megawati Hangestri Cs Siap Beraksi di Liga Voli Korea 2026-2027
• 17 jam lalu
0
thumb
Jurnalis Inggris Sebut Marcus Rashford Bikin Ruang Ganti Manchester United Tak Nyaman, Michael Carrick Mulai Kehilangan Kepercayaan
• 21 jam lalu
0
thumb
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Budiman Bicara Soal Program Pengentasan Kemiskinan
• 10 jam lalu
0
thumb
Insanul Fahmi Siap Resmikan Pernikahan dengan Inara Rusli: Sudah Tidak Ada Penghalang!
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.