Gubernur Ahmad Luthfi Terus Upayakan Pemadaman Karhutla Gunung Lawu dan Sumbing

jpnn.com
8 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) terus mengupayakan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, dan Gunung Sumbing, Kabupaten Wonosobo.

Dalam operasi itu, dua helikopter dari TNI disiapkan untuk mendukung pemadaman melalui udara oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

BACA JUGA: Pemprov Jateng Kumpulkan Ratusan Karya Riset Peneliti, Bakal Jadi Dasar Pembangunan

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan penanganan kebakaran Gunung Lawu telah ditingkatkan menyusul penetapan status tanggap darurat oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

BACA JUGA: Komunitas Diaspora Indonesia di Amerika Sampaikan Dukungan kepada Presiden Prabowo

"Bupati sudah koordinasi dengan kita. Sudah ditingkatkan menjadi tanggap bencana. Juga ada dua helikopter dari TNI yang nanti dioperasionalkan oleh BNPB," kata Luthfi seusai meninjau operasional Koperasi Desa Merah Putih di Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (20/10/2026).

Luthfi menjelaskan operasi pemadaman melalui udara atau water bombing telah dilakukan sebanyak dua sorti (penerbangan). Namun, upaya tersebut menghadapi kendala angin kencang dan kondisi cuaca yang menyulitkan manuver helikopter.

BACA JUGA: Putri Maya Ungkap Penyebab Irjen Purnawirawan Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Berdasarkan laporan penanganan, kebakaran di Gunung Lawu telah berdampak pada sekitar 230 hektare kawasan hutan di wilayah Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu. Petugas gabungan juga melakukan pemadaman manual dan pembuatan sekat bakar untuk mencegah api meluas.

Sementara itu, kebakaran di Gunung Sumbing terjadi di kawasan Desa Lamuk, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo. Luas lahan yang terbakar masih dalam pendataan. Sebanyak 152 pendaki dilaporkan telah dievakuasi dari kawasan tersebut.

Adapun untuk Gunung Sumbing, kata Luthfi, pemadamannya untuk sementara dilakukan melalui jalur darat, sambil menunggu dukungan pemadaman udara, dengan mempertimbangkan perkembangan kebakaran dan kondisi operasi di lapangan.

Selain mengoptimalkan pemadaman, Luthfi meminta aparat kepolisian menyelidiki penyebab kebakaran. Ia telah berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kesengajaan.

"Kapolda juga saya koordinasikan dengan jajaran untuk melakukan penyelidikan. Jangan sampai ada unsur kesengajaan di sana," tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di kawasan hutan dan pegunungan.

Tindakan seperti pembakaran terbuka maupun membuang puntung rokok sembarangan harus dihindari karena berpotensi memicu kebakaran.

"Harapan saya, saya mengimbau kepada masyarakat agar upaya pencegahan kebakaran itu harus kita maksimalkan," pungkasnya.(Ikl/JPNN)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Heboh Haji Isam Gadai Saham JARR dan PGUN ke Bank Mandiri, BEI Akui Tidak Bisa Ikut Campur
• 19 jam lalu
0
thumb
Menteri Singapura Kritik Ucapan Kepala Bakom soal Kirim Oksigen: Rakyat Indonesia Menderita
• 14 jam lalu
0
thumb
Bos ITSEC Wanti-wanti Serangan Siber Makin Cepat Berkat AI, 27% Terjadi di RI
• 8 jam lalu
0
thumb
Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober–Desember 2026
• 6 jam lalu
0
thumb
Dua Tahun Prabowo-Gibran: Rosan Klaim Realisasi Investasi Rp3.923 Triliun, Serap 5,4 Juta Pekerja
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.