Viral Oknum TNI Aniaya Istri Usai Dipergoki Selingkuh di Kalteng

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Sebuah video memperlihatkan oknum TNI AD menganiaya istri setelah dipergoki selingkuh di Kalimantan Tengah (Kalteng) viral di media sosial. TNI AD buka suara mengenai hal ini.

Dari video yang beredar di media sosial, awalnya korban memergoki ada wanita lain berada di sebuah kamar. Kemudian, suami korban ternyata berada di lokasi tersebut.

Baca juga: Viral Pasien Ditolak di IGD, RS Bhayangkara Makassar Klarifikasi

Terjadi perbincangan antara suami dan korban perihal perselingkuhan tersebut. Di tengah perbincangan, tiba-tiba pelaku kemudian menjambak korban. Ia juga menendang korban.

Kapendam XXII/Tambun Bungai Kolonel Arh Dodo Sahata Simanulang buka suara atas kejadian viral tersebut. Ia mengatakan saat ini pihaknya tengah menindaklanjuti informasi tersebut.

"Terkait informasi yang beredar di media sosial dan diduga melibatkan salah satu prajurit TNI AD, dapat kami sampaikan bahwa satuan telah bergerak cepat menindaklanjuti informasi tersebut," ujar Kolonel Dodo Sahata dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).

Pelaku bernama ,Pelda Syahrir, anggota Itdam XXII Tambung Bungai. Saat ini pelaku tengah dalam proses interogasi guna penyelidikan mendalami permasalahan.

"Saat ini, prajurit yang bersangkutan, Pelda Syahrir, anggota Itdam XXII/Tambun Bungai, sedang menjalani interogasi dalam rangka penyelidikan untuk mendalami permasalahan yang terjadi. Dan menentukan langkah selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku," ucapnya.

Baca juga: Perjuangan Ibu Usai Anak Tewas Dianiaya Prajurit TNI, Kini Gugatan Dikabulkan MK

Kolonel Dodo menjelaskan TNI AD senantiasa menegakkan aturan dan tidak menoleransi pelanggaran yang terbukti dilakukan oleh prajurit. Dia memastikan persoalan tersebut akan ditangani secara profesional dan objektif.

"Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran, akan dilakukan tindakan tegas sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku," ungkapnya.

"Kami memastikan persoalan ini ditangani secara serius, profesional, dan objektif. Kami mengimbau masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada proses pemeriksaan yang sedang berjalan agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap secara utuh," lanjut dia.




(dvp/maa)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Emil Audero Tampil Penuh dan Catat Tiga Penyelamatan, Rayo Vallecano Gagal Kalahkan Getafe yang Bermain dengan 10 Pemain
• 12 jam lalu
0
thumb
Intip Harga Pangan Hari Ini, Cabai Merah hingga Bawang Turun
• 6 jam lalu
0
thumb
Bank Besar Angkat IHSG usai Heboh MSCI, Saham Konglo Masih Terkapar
• 12 jam lalu
0
thumb
Polusi Udara Berbahaya Bertahan di Wilayah Terdampak Karhutla
• 13 jam lalu
0
thumb
Kelangkaan BBM Pindah dari Bali ke Jatim, Khofifah ke Jakarta
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.