Grid.ID – Puluhan tahun berkarier di industri musik Tanah Air tak membuat Kris Dayanti berhenti mencoba hal baru. Diva Indonesia yang akrab disapa KD ini ternyata juga menekuni wushu, seni bela diri asal Tiongkok yang membawanya meraih prestasi di sejumlah kompetisi.
Kegemarannya Kris Dayanti pada wushu membuatnya mengikuti Singapore New Kungfu Games 2026 di Our Tampines Hub, Singapura, pada Minggu (18/10/2026). Dalam ajang tersebut, ia berhasil membawa pulang dua medali, yakni emas dan perak. Prestasi ini menambah catatan keberhasilannya di luar dunia tarik suara.
Sebelumnya Kris Dayanti sudah lama dikenal lewat lagu-lagu populer, seperti Menghitung Hari, Mencintaimu, Cobalah untuk Setia, dan I’m Sorry Goodbye. Lagu-lagu tersebut mengantarkannya menjadi salah satu diva Tanah Air.
Di tengah kesibukannya, Kris Dayanti mulai menekuni wushu secara serius sejak akhir 2021. Ia menjalani latihan privat untuk mempelajari teknik dasar seni bela diri tersebut. Seiring waktu, aktivitas yang awalnya menjadi tantangan baru itu berkembang menjadi keseriusan untuk mengikuti kompetisi.
Wushu merupakan seni bela diri yang menggabungkan teknik gerakan, keseimbangan, kelenturan, dan konsentrasi. Dalam nomor yang diikuti Kris Dayanti, atlet memperagakan rangkaian jurus menggunakan senjata tradisional berupa kipas lipat atau shanzi. Setiap gerakan membutuhkan ketepatan teknik dan keseimbangan agar terlihat selaras.
Keseriusan Kris Dayanti menekuni wushu mulai terlihat saat ia mengikuti 10th World Kungfu Championship 2025 di Emeishan, Tiongkok. Kejuaraan yang berlangsung pada 14–20 Oktober 2025 itu membuat KD menjadi salah satu bagian dari kontingen Indonesia yang berlaga di ajang internasional.
Dalam kompetisi itu, Kris Dayanti turun di kategori Women’s Single-Weapon Routines Shanzi Group E. Nomor ini mempertandingkan jurus senjata tunggal menggunakan kipas untuk atlet perempuan kelompok usia 40–59 tahun. KD berhasil menempati posisi kedua dengan skor 8,68 dan membawa pulang medali perak.
Setelah berkompetisi di tingkat internasional, Kris Dayanti kembali menunjukkan kemampuannya dalam Kejuaraan Nasional Wushu Kungfu 2026. Ajang tersebut berlangsung di Mal Alam Sutera, Tangerang pada 22–26 Juli 2026. Kali ini, KD turun di kategori seri A kelompok usia 41–59 tahun.
Hasilnya, Kris Dayanti berhasil membawa pulang dua medali emas dari kejuaraan nasional tersebut. Ia menjadi juara di kategori Shanzi Group E Female. Pencapaian ini menambah daftar prestasinya di dunia wushu, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Tidak berhenti di situ, KD baru saja ikut serta dalam Singapore New Kungfu Games 2026 pada Oktober. Lewat unggahan pribadinya, Kris Dayanti mengungkapkan bahwa wushu mengajarkannya tentang kekuatan yang tidak hanya berasal dari fisik. Menurutnya, kedisiplinan, ketekunan, dan kerendahan hati juga menjadi bagian penting dalam menjalani olahraga tersebut.
Bagi KD, mengikuti kompetisi bukan sekadar tentang membawa pulang medali. Setiap pertandingan menjadi kesempatan untuk terus belajar sekaligus merasakan semangat sportivitas. Pengalaman tersebut juga menjadi bagian dari prosesnya dalam mengembangkan kemampuan di bidang bela diri.
Perjalanan Kris Dayanti menekuni wushu memperlihatkan sisi lain dari sosok yang selama ini dikenal lewat panggung musik. Di usia 51 tahun, ia masih aktif berlatih dan mengikuti berbagai pertandingan. Keseriusannya menunjukkan bahwa minat baru dapat berkembang menjadi prestasi ketika dijalani dengan tekun dan konsisten.(*)
Artikel Asli





Komentar (0)