Orang Dalam Istana Buka-bukaan Alasan Sebenarnya Reshuffle Prabowo: Begitu Ada Salah, Langsung Diganti

wartaekonomi.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Hasan Nasbi, yang merupakan Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, mengungkap alasan di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan Kabinet Merah Putih.

Hasan menegaskan pemerintah tidak antikritik dan tidak mudah tersinggung terhadap berbagai masukan maupun evaluasi yang disampaikan masyarakat.

Dalam diskusi bertajuk "Catatan Dua Tahun Prabowo-Gibran, Capaian, Refleksi dan Evaluasi" di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (19/10/2026), Hasan mengatakan pemerintah menghargai setiap bentuk kritik, keluhan, maupun masukan dari publik.

"Pemerintah tentu sangat berterima kasih terhadap semua masukan, evaluasi, komplain, apapun itu bentuknya. Termasuk juga dokumen, masih. Apapun itu dan tidak ada itu pemerintah baper," ujarnya, dikutip Selasa (20/10).

Menurutnya, berbagai respons dari masyarakat justru menjadi bahan pertimbangan dalam menjalankan dan memperbaiki kebijakan yang telah diterapkan.

Meski demikian, Hasan menilai pemerintah juga harus memiliki keteguhan dalam melaksanakan program kerja sehingga tidak mudah mengubah arah kebijakan hanya karena adanya tekanan atau kritik tertentu.

Ia menambahkan, jika ditemukan kesalahan dalam pelaksanaan program maupun indikasi praktik korupsi, pemerintah akan mengambil langkah tegas untuk melakukan perbaikan.

"Makanya kita bisa melihat reshuffle. Begitu ada salah ini, ganti. Begitu ini tidak mencapai KPI, orangnya diganti. Saya juga pernah kena reshuffle, kan? Itu juga mungkin karena memperhatikan respon dari masyarakat," katanya.

Baca Juga: ‎2 Tahun Bersama Prabowo-Gibran, Bahlil Bangga BBM Subsidi Tak Naik di Tengah Gejolak Global

Hasan bahkan mengungkapkan dirinya pernah mengalami reshuffle. Menurutnya, pergantian pejabat kerap dilakukan setelah pemerintah mempertimbangkan respons masyarakat dan kebutuhan untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan.

"Orang-orang yang lain yang berapa kali pemerintah melakukan reshuffle, itu mungkin karena memperhatikan respon dari masyarakat dan kebutuhan pemerintah untuk bisa mendapatkan hasil-hasil lebih baik lagi," tandasnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Peternak Ayam Broiler Terancam Bangkrut, Mentan Minta Ditjen Turun Tangan
• 21 jam lalu
0
thumb
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Jakarta Berawan, Bandung Cerah
• 12 jam lalu
0
thumb
Mengapa Nilai Rupiah Bisa Naik-Turun? Ini Penjelasannya
• 22 jam lalu
0
thumb
Anggap Legitimasi Prabowo-Gibran Minus, Pengamat Khawatir Indonesia Bubar
• 23 jam lalu
0
thumb
Sinergi Pemerintah dan Pertamina Percepat Pemulihan Distribusi BBM di Bali
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.