RSSA Malang Dorong Efektivitas IGD Kebencanaan melalui Pemberdayaan Masyarakat dan Jejaring Faskes

suarasurabaya.net
1 jam lalu
Cover Berita

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Saiful Anwar atau RSSA Malang terus melakukan berbagai langkah inovasi dan pembenahan menyeluruh untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan rujukan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi gawat darurat dan kebencanaan.

Langkah strategis ini mencakup integrasi sistem digitalisasi rujukan, penguatan jejaring ambulans, hingga pembentukan desa binaan siaga bencana di berbagai wilayah rawan.

dr. Widodo Mardiyanto Kabid Penunjang Diagnostik RSUD Saiful Anwar Malang menjelaskan bahwa pihaknya telah mengembangkan sistem rujukan terintegrasi yang dipadukan dengan digitalisasi internal serta jejaring rumah sakit di Jawa Timur.

Menurutnya, melalui koordinasi ini proses penanganan pasien rujukan berfokus pada patient safety dengan melakukan skrining awal kebutuhan tenaga medis, sarana, obat-obatan, dan ketersediaan ruangan.

“Skrining ini memungkinkan penanganan pasien diarahkan ke faskes terdekat yang sesuai kebutuhan tanpa harus menumpuk di RSSA,” katanya, saat onair di Radio Suara Surabaya, Selasa (20/10/2026).

Meski begitu, dr. Widodo mengakui fenomena “rujuk lepas”, terutama pada kasus kecelakaan lalu lintas atau darurat domestik, masih menjadi tantangan tersendiri.

Untuk menjawab tantangan tersebut, RSSA memperkuat kemitraan dengan jejaring ambulans di Malang Raya, Batu, dan sekitarnya.

“Tim ambulans rekanan kami telah dibekali pelatihan resusitasi serta kemampuan stratifikasi kondisi pasien agar mampu mendistribusikan pasien ke faskes yang tepat secara merata,” ungkapnya.

Adapun terkait penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), RSSA menerapkan pemilahan prioritas berdasar pada kondisi pasien.

Untuk kategori P1 atau hilangnya kesadaran, dr. Widodo mengungkapkan bahwa penanganan dilakukan dengan standar 0 menit. Sedangkan untuk pasien dengan kondisi stabil namun membutuhkan pemantauan, RSSA melengkapi fasilitas dengan bedside monitor yang dipantau secara visual dari jauh oleh petugas medis.

Sementara itu, RSSA Malang sebagai pusat pendidikan kedokteran emergensi menaruh perhatian besar pada penanganan pascabencana dan penanganan pre-hospital. Berdasarkan pengalaman dari berbagai peristiwa bencana alam seperti erupsi Gunung Semeru, banjir, dan tanah longsor di Malang Selatan, RSSA membentuk desa-desa binaan siaga bencana di kawasan rawan seperti Sitirejo, Pronojiwo, dan Tirtoyudo.

Di desa binaan itu, lanjut dr. Widodo, warga dibekali edukasi evakuasi mandiri, mitigasi awal, hingga pemahaman mendasar mengenai kebutuhan logistik medis dan spesialisasi dokter yang dibutuhkan saat bencana terjadi.

“Lewat pembekalan ini ternyata betul-betul dimanfaatkan warga untuk meningkatkan kesiapan sehingga proses evakuasi awal dapat berjalan lebih tenang dan terstruktur sebelum bantuan medis tingkat lanjut tiba,” jelasnya.

Di samping penanganan ekstra-hospital, RSSA juga mengembangkan program unggulan intra-hospital baik berbasis teknologi modern (seperti transplantasi ginjal dan operasi jantung terbuka anak) maupun pendekatan humanis melalui program “Sahabat RSSA” yang menyediakan fasilitas belajar dan guru pendamping bagi anak-anak penderita kanker.

“Menurut kami, kesehatan merupakan bagian integral dari ketahanan negara. Maka, kami mengajak masyarakat untuk aktif menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) serta memanfaatkan Posyandu dan Puskesmas untuk deteksi dini penyakit, sembari menegaskan kesiapan RSSA dalam mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045 melalui layanan kesehatan yang responsif dan berkualitas,” tutupnya.(kir/ipg)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dituding Ada Pasal Selundupan di PKPU 19/2023, KPU Ungkap Dokumen Sudah Diserahkan ke DPR
• 13 jam lalu
0
thumb
Jenazah Mantan KSAD Subagyo HS Akan Dimakamkan di TMP Kalibata Besok
• 18 jam lalu
0
thumb
Catat! Rute Penerbangan Haji dan Umrah di Bandara Jeddah Pindah ke Terminal 4
• 10 jam lalu
0
thumb
Operasi Narkoba di Panipahan Riau: Bandar Dibekuk, 34 Paket Ganja Disita
• 19 jam lalu
0
thumb
Preview PSG vs Barcelona: Perang Saudara
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.