Tambang Emas Ilegal Longsor di Kolombia, 14 Orang Tewas dan 7 Terluka

okezone.com
3 jam lalu
Cover Berita

KOLOMBIA — Sebanyak 14 orang tewas dan tujuh lainnya terluka akibat longsor yang meruntuhkan tambang emas ilegal di barat daya Kolombia. Pihak berwenang setempat mengonfirmasi jumlah korban tersebut saat operasi pencarian dan penyelamatan hampir selesai.

Peristiwa tragis yang terjadi di kawasan pedesaan Chambero, wilayah administratif Santa Barbara de Iscuande, Provinsi Narino, berbatasan dengan Ekuador. Jumlah korban tewas itu dikonfirmasi Sekretaris Perdamaian dan Keamanan Narino, Alex Gonzalez, kepada jaringan televisi Caracol sebagaimana dilansir TRT, Selasa (20/10/2026).

Ia juga menyatakan upaya pencarian korban selamat lainnya telah dihentikan. Sementara rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan warga setempat bersama sebuah ekskavator mengevakuasi jenazah dari lokasi tambang yang runtuh. Jenazah kemudian dipindahkan ke perahu kayu di sungai yang berada di dekat lokasi kejadian.

Baca Juga :
Korban Tewas Gempa Dahysat Kolombia Meningkat jadi 331 Orang, 406.273 jiwa Terdampak

Provinsi Narino memang dikenal sebagai salah satu wilayah yang menghadapi persoalan penambangan emas ilegal. Kelompok bersenjata di kawasan itu dilaporkan mengendalikan perdagangan emas ilegal sekaligus terlibat dalam perdagangan narkotika dan praktik pemerasan.

Bahkan, warga Santa Barbara de Iscuande juga dilaporkan pernah mengalami pembunuhan yang diduga dilakukan geng bersenjata. Para korban disebut menjadi sasaran karena dicurigai mencuri emas atau bekerja sama dengan aparat keamanan negara maupun kelompok pesaing.

Baca Juga :
Korban Meninggal Dunia Gempa Kolombia Melonjak Jadi 321 Orang, 257 Masih Hilang

Kecelakaan pertambangan masih kerap terjadi di wilayah pedesaan Kolombia ditengarai aktivitas pertambangan tanpa pengawasan memadai. Hal ini meningkatkan risiko kecelakaan karena minimnya struktur pengaman dan infrastruktur keselamatan darurat. Tragedi terbaru ini menambah daftar kecelakaan tambang mematikan di Provinsi Narino. Pada Agustus lalu, insiden serupa di Kota Policarpa dilaporkan menewaskan 13 orang.

(Arief Setyadi )


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Resmi! David Alonso Naik Kelas Gabung Honda LCR di MotoGP 2027
• 35 menit lalu
0
thumb
Mahasiswa Soroti Kasus Keracunan MBG yang Terus Meningkat, Bakom RI Sebut Pembenahan Terus Dilakukan
• 17 jam lalu
0
thumb
Cegah Premanisme dan Kejahatan 3C, Sat Samapta Polres Luwu Gencarkan Patroli Dialogis di Desa Rumaju
• 3 jam lalu
0
thumb
Peringati HUT Ke-62, Golkar Gelar Ziarah di TMP Kalibata
• 5 jam lalu
0
thumb
HUT Ke-62 Golkar dan Tantangan Menyiapkan Kader di Pilpres
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.