Pemerintahan Trump Tunda Persetujuan Pengiriman Rudal Patriot untuk Ukraina

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Washington: Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menunda persetujuan pengiriman rudal pencegat pertahanan udara Patriot yang dibutuhkan Ukraina untuk menangkal serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) Rusia.

Dilaporkan The Washington Post pada Senin 19 Oktober 2026 yang mengutip pejabat AS dan pihak lain yang mengetahui masalah tersebut, Menteri Pertahanan Pete Hegseth belum secara resmi menolak usulan pengiriman itu, tetapi belum merampungkan langkah-langkah yang diperlukan untuk memberikan otorisasi.

Penundaan ini terjadi di tengah ketegangan baru antara Presiden Donald Trump dan mitranya dari Ukraina, Volodymyr Zelensky, serta memburuknya hubungan secara umum antara Washington dan Kyiv.

Laporan tersebut ,yang mengutip seorang pejabat AS dan tiga orang lainnya yang memahami situasi ini, menyebutkan bahwa sebagian rudal pencegat Patriot yang akan dikirim berasal dari negara-negara sahabat Ukraina, yang mengharuskan Hegseth untuk menyetujui proses serah terima tersebut.

Seorang pejabat Ukraina mengatakan kepada The Washington Post pekan lalu bahwa Ukraina hanya memiliki "beberapa" rudal pencegat Patriot yang tersisa dalam persediaannya. Hal ini menyoroti kekhawatiran mengenai ketersediaan amunisi untuk sistem pertahanan udara negara tersebut.

Laporan itu mencatat bahwa Hegseth tetap menyetujui beberapa bentuk bantuan AS untuk Ukraina, yang mengindikasikan bahwa penundaan pengiriman rudal ini tidak serta-merta berarti penghentian total dukungan dari Amerika.

Penundaan yang dilaporkan ini terjadi di saat hubungan antara Trump dan Zelensky kembali mengalami ketegangan. Menurut laporan tersebut, dalam beberapa hari terakhir, Trump telah berulang kali melontarkan kritik terhadap presiden Ukraina itu.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PLN Batam Bantah Data Center Jadi Pemicu Pemadaman Listrik
• 5 jam lalu
0
thumb
OJK Tegaskan Komitmen Reformasi Pasar Modal dan Sanksi Tegas Transaksi Terkoordinasi
• 18 jam lalu
0
thumb
Dukung Aksi Protes Pelajar, Mahasiswa Blokade Akses ke Museum Louvre di Paris
• 21 jam lalu
0
thumb
Akuisisi Saham BYAN Tak Terkait Rencana Perubahan Status Bursa RI
• 26 menit lalu
0
thumb
Kadin Usulkan Pembinaan 100 Perusahaan Indonesia agar Siap Ekspor ke Uni Eropa Lewat I-EU CEPA
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.