Menbud Dorong Museum Jadi Pusat Edukasi-Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi

detik.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia mendorong akselerasi pemajuan museum di seluruh Indonesia sebagai pusat edukasi, etalase peradaban, hingga motor baru pertumbuhan ekonomi (new engine of economic growth).

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pembentukan Kementerian Kebudayaan sebagai kementerian mandiri oleh Presiden Prabowo Subianto memungkinkan fokus dan akselerasi penuh pada perlindungan, pemanfaatan, serta diplomasi kebudayaan.

Menurutnya, peringatan Hari Museum Indonesia pada 12 Oktober 2026 dengan tema 'Kebudayaan Soko Guru Bangsa, Museum sebagai Rumah Budaya' merupakan momentum krusial untuk menghidupkan museum-museum Tanah Air, baik milik pemerintah pusat, daerah, swasta, maupun perorangan.

"Museum bukan sekadar tempat menyimpan artefak atau cost center, melainkan ruang hidup, pusat inspirasi, serta potensi besar sebagai new engine of economic growth. Jika ditata dan dikelola dengan baik lewat pameran yang standar, penceritaan (storyline) yang kuat, hingga sentuhan teknologi imersif, museum mampu menarik antusiasme publik yang sangat besar, khususnya generasi muda," ungkap Fadli dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).

Baca juga: Menbud Tinjau Candi Muara Takus di Riau, Dorong Percepatan Revitalisasi

Hal tersebut disampaikan Fadli saat memberikan sambutan pada acara Peringatan Hari Museum Indonesia 2026 yang digelar di Museum Rudana, Ubud, Bali, kemarin.

Dalam sambutannya, Fadli mengungkapkan sejumlah program revitalisasi museum yang menjadi program prioritas Kementerian Kebudayaan. Adapun Museum Sriwijaya Dharmakirti di Muara Jambi yang baru diresmikan pada Agustus 2026 menjadi salah satu bukti konkret program penghidupan kembali museum.

Meskipun berada di lokasi yang belum terjangkau transportasi umum memadai, kata Fadli, penataan museum modern dengan sentuhan teknologi mampu menyedot 3.000 hingga 4.000 pengunjung per hari pada akhir pekan.

Lebih lanjut, Fadli juga menjelaskan sejumlah strategi Kementerian Kebudayaan dalam memajukan ekosistem budaya sekaligus permuseuman nasional.

Baca juga: Rayakan Keberagaman Budaya RI, Kemenbud Gelar Pagelaran Budaya Nusantara

Adapun sejumlah upaya yang telah dilakukan Kementerian Kebudayaan mencakup revitalisasi fisik dan tata pamer museum, penguatan sumber daya manusia dan riset, dukungan pendanaan swasta dan filantropis, penguatan sistem registrasi nasional, serta inovasi program generasi muda.

Di akhir sambutan, Fadli menegaskan kebudayaan merupakan sumber daya yang bersifat sirkular dan tidak pernah habis. Oleh karena itu, perlu sinergi erat antara pemerintah, lembaga swasta, hingga komunitas dan masyarakat untuk melestarikan ekosistem budaya, salah satunya melalui revitalisasi museum.

Fadli juga menekankan peran penting museum dalam merawat warisan budaya, memperkuat identitas bangsa, serta menjadi ruang edukasi, penelitian, dialog, dan kreativitas yang inklusif dan relevan bagi masyarakat.

"Mari kita jadikan museum bukan hanya sebagai rumah bagi koleksi, melainkan juga sebagai rumah bagi gagasan, ingatan kolektif, dialog, dan masa depan kebudayaan Indonesia. Kebudayaan adalah sokoguru bangsa, dan museum merupakan salah satu rumah utama tempat nilai-nilai kebangsaan dirawat, dipelajari, diwariskan, dan terus dikembangkan," tutupnya.

Baca juga: Menbud Dorong Keraton & Kerajaan Nusantara Jadi Penjaga Identitas Budaya

Sebagai informasi, turut hadir dalam kegiatan tersebut, Founder Museum Rudana, Nyoman Rudana; Ambassador Extraordinary and Plenipotentiary of Romania to the Republic of Indonesia, Timor-Leste, and ASEAN, Dan Adrian Bălănescu; Rektor ISI Bali, I Wayan Kun Adnyana; Rektor Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Cokorda Gde Bayu Putra; serta pegiat museum dan komunitas budaya.

Hadir pula mendampingi Menteri Kebudayaan, yakni Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan; Staf Khusus Menteri bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayuda; serta Penasihat Menteri bidang Pengembangan Strategi dan Optimalisasi Pengelolaan Museum, Putu Supadma Rudana.

Peringatan Hari Museum Indonesia 2026 turut menghadirkan prosesi Penganugerahan Ksatria Award dari Museum Rudana kepada sejumlah pegiat budaya dan museum, yakni Prof. Dr. RM. Soemitro Djojohadikoesoemo sebagai penerima Anugerah Ksatria Mahottama Nagara; Dr. Nyoman Nuarta sebagai penerima Anugerah Ksatria Mahottama Budaya; serta Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebagai penerima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara.

Selain itu, Menteri Kebudayaan turut membuka pameran tunggal perupa Wayan Kun Adnyana bertajuk "Gunung Suwung: Enigmatic Color Triumph through a Retrospective Journey".




(anl/ega)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Saham BIKE Terbang 596% Sejak Awal 2026, BEI Langsung Kasih Suspensi
• 7 jam lalu
0
thumb
Jenazah Eks KSAD Subagyo HS Akan Dimakamkan di TMP Kalibata Besok
• 18 jam lalu
0
thumb
Sudaryono Geram Melihat Tingkah Korwil SPPG Purwakarta karena Cambuk Anggotanya: Parah Sekali
• 22 jam lalu
0
thumb
Ada Demo 20 Oktober di Jakarta, Cek Rute Alternatif Hindari Macet
• 10 jam lalu
0
thumb
Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran: Kepuasan Publik Tembus 65,2 Persen
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.