JAKARTA, KOMPAS.TV - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan 16 rute alternatif untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas akibat aksi unjuk rasa di enam kawasan pada Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB itu mencakup kawasan Monumen Nasional (Monas), Tugu Tani, Gedung DPR/MPR, UKI Cawang, Bundaran Senayan, dan Rawamangun.
Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengimbau pengguna jalan menghindari lokasi aksi dan menyesuaikan perjalanan dengan rute alternatif yang disiapkan.
Pengaturan tersebut ditujukan kepada masyarakat yang melintasi kawasan kegiatan, terutama mereka yang tidak memiliki kepentingan di lokasi demonstrasi.
"Sehubungan akan dilaksanakannya kegiatan penyampaian pendapat, dengan ini diimbau kepada pengguna jalan untuk menghindari titik kegiatan penyampaian pendapat dengan menggunakan rute alternatif," kata Budi di Jakarta, Selasa dikutip dari Antara.
Dishub DKI memerinci jalur alternatif berdasarkan kawasan dan arah perjalanan. Berikut rute yang dapat digunakan pengendara untuk menghindari titik aksi:
Baca Juga: Ada Aksi Mahasiswa dan Koalisi Sipil di Jakarta Hari Ini, Cek Rute Alternatif Lalu Lintas
Rute Alternatif JakartaMonas dan Tugu Tani
Pengendara yang melintasi kawasan Monas dan Tugu Tani dapat menggunakan enam rute berikut sesuai tujuan perjalanan:
- Harmoni menuju Monas atau Stasiun Gambir: Jalan Ir. H. Juanda - Jalan Pos - Jalan Gedung Kesenian - Jalan Lapangan Banteng Utara - Jalan Lapangan Banteng Barat - Jalan Taman Pejambon - Jalan Pejambon - Jalan Medan Merdeka Timur.
- Harmoni menuju Kemayoran atau Pulogadung: Jalan Ir. H. Juanda - Jalan Pos - Jalan Dr. Sutomo - Jalan Gunung Sahari - Jalan Angkasa.
- Tanah Abang menuju Harmoni: Jalan Jatibaru Raya - Jalan Abdul Muis - Jalan Majapahit.
- Tanah Abang menuju Kemayoran atau Pulogadung: Jalan Jatibaru Raya - Jalan Abdul Muis - Jalan Majapahit - Jalan Ir. H. Juanda - Jalan Pos - Jalan Dr. Sutomo - Jalan Gunung Sahari - Jalan Angkasa.
- Senen menuju Harmoni: Jalan Gunung Sahari - Jalan Budi Utomo - Jalan Lapangan Banteng Utara - Jalan Katedral - Jalan Veteran.
- Senen menuju Tanah Abang: Jalan Gunung Sahari - Jalan Budi Utomo - Jalan Lapangan Banteng Utara - Jalan Katedral - Jalan Veteran - Jalan Suryopranoto - Jalan Balikpapan - Jalan Cideng Timur.
DPR/MPR dan Bundaran Senayan
Dishub DKI juga menyiapkan tiga jalur alternatif untuk kendaraan yang melintasi kawasan DPR/MPR dan Bundaran Senayan.
- Cawang menuju Slipi atau Tomang: Jalan MT Haryono - Jalan Gatot Subroto - Jalan Gerbang Pemuda - Jalan Patal Senayan - Jalan Patal Senayan 1 - Jalan Permata Hijau - Jalan Tentara Pelajar - Jalan S. Parman.
- Blok M menuju Slipi atau Tomang: Jalan Kyai Maja - Jalan Kebayoran Baru - Jalan Sultan Iskandar Muda - putar balik di depan Gandaria City - Jalan Sultan Iskandar Muda - Jalan Teuku Nyak Arief - Jalan Tentara Pelajar - Jalan S. Parman.
- Blok M menuju Harmoni: Jalan Trunojoyo - Jalan Gunawarman - Jalan Senopati - Jalan Suryo - Jalan Wolter Monginsidi - Jalan Kapten Tendean - Jalan Terusan H.R. Rasuna Said - Jalan Gatot Subroto - Simpang Susun Semanggi - Jalan Jenderal Sudirman - Jalan K.H. Mas Mansyur - Jalan Cideng Barat - Jalan Balikpapan - Jalan Suryopranoto.
Kawasan UKI Cawang
Untuk menghindari kepadatan di sekitar UKI Cawang, terdapat lima alternatif berdasarkan arah perjalanan:
- Kramat Jati menuju Tanjung Priok: Jalan Raya Bogor - Jalan Dewi Sartika - Jalan MT Haryono - Jalan DI Panjaitan.
- Kramat Jati menuju Pancoran: Jalan Raya Bogor - Jalan Dewi Sartika - Jalan MT Haryono.
- Tanjung Priok menuju Kramat Jati: Jalan DI Panjaitan - Jalan Mayjen Sutoyo sisi timur.
- Pintu keluar Tol Jagorawi di Jalan Mayjen Sutoyo menuju Pancoran: Jalan Mayjen Sutoyo - Jalan Dewi Sartika - Jalan MT Haryono.
- Kramat Jati menuju Halim: Jalan Raya Bogor - Jalan Cililitan Besar - Jalan Komodor Halim Perdanakusuma.
Baca Juga: Ada Demo 20 Oktober di Jakarta, Cek Rute Alternatif Hindari Macet
Kawasan Rawamangun
Dishub DKI menyiapkan dua rute alternatif untuk perjalanan antara kawasan Pramuka dan Rawamangun.
- Pramuka menuju Rawamangun: Jalan Pramuka - Jalan Pramuka Sari I - Jalan Rawasari Selatan - Jalan H. Ten Raya - Jalan Bangunan Barat - Jalan Kayu Jati Raya - Jalan Pemuda.
- Rawamangun menuju Pramuka: Jalan Velodrome - Jalan Bangunan Timur - Jalan Bangunan Barat - Jalan H. Ten Raya - Jalan Rawasari Selatan - Jalan Pramuka Sari I - Jalan Pramuka - berputar di Simpang Pramuka 1 - Jalan Pramuka.
Budi mengimbau masyarakat agar menyesuaikan waktu dan rute perjalanan, terutama apabila tidak memiliki keperluan di sekitar lokasi aksi.
Pengguna jalan perlu memperhitungkan waktu tempuh dan memilih jalur alternatif sesuai titik keberangkatan serta tujuan.
Pengendara juga perlu memperhatikan arahan petugas di lapangan apabila terdapat perubahan pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Danang Suryo Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- demo
- jakarta hari ini
- rute alternatif Jakarta
- Dishub DKI Jakarta
- rekayasa lalu lintas
- unjuk rasa






Komentar (0)