Bukan Hanya Persebaya, Bhayangkara FC Blak-blakan Ingin Kalahkan PSM Makassar

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA — PSM Makassar kembali mendapat tantangan berat dari calon lawannya di Super League 2026/2027 setelah Bhayangkara Presisi Lampung FC secara terbuka membidik kemenangan saat menjamu Juku Eja pada pekan berikutnya.

Bhayangkara menargetkan dua kemenangan kandang ketika menghadapi PSIM Yogyakarta pada Selasa (20/10/2026) dan PSM Makassar pada Senin (26/10/2026).

Target tersebut menunjukkan ambisi The Guardians of Saburai untuk memaksimalkan dua pertandingan di Stadion Sumpah Pemuda sekaligus mempertahankan catatan positif pada awal musim.

Bhayangkara sejauh ini belum terkalahkan dalam lima pertandingan Super League 2026/2027 sehingga kepercayaan diri skuad asuhan Oscar Bruzon sedang berada dalam kondisi positif.

Hasil imbang 3-3 ketika bertandang ke markas Madura United, Jumat (16/10/2026), menjadi modal penting sekaligus bahan evaluasi sebelum kembali bermain di hadapan pendukung sendiri.

Dalam pertandingan tersebut, Bhayangkara menunjukkan mentalitas kuat karena mampu mencetak gol penyeimbang meski harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-59.

Pelatih Bhayangkara Oscar Bruzon memberikan apresiasi terhadap perjuangan anak asuhnya yang tidak menyerah meski berada dalam situasi sulit.

“Saya ingin memberikan apresiasi kepada para pemain saya, kami bermain tandang dengan 10 pemain, tetapi semangat dan mentalitas anak-anak tidak gentar,” ujar Oscar dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Bhayangkara sebenarnya memulai pertandingan dengan baik setelah Jefferson Brenes membawa timnya unggul 1-0 pada babak pertama.

Namun, situasi berubah setelah Brenes mendapatkan kartu merah pada menit ke-59 yang membuat Bhayangkara harus bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit.

Kondisi tersebut tidak membuat Bhayangkara kehilangan keberanian untuk menyerang karena Matias Ernesto Ocampo Ornizun justru mampu mencetak gol pada menit ke-70 dan membawa timnya unggul 2-1.

Madura United kemudian bangkit dan menyamakan kedudukan melalui Baloteli pada menit ke-77 sebelum Juan Danilo Santacruz Gonzalez kembali membawa tuan rumah unggul 3-2 pada menit ke-90.

Ketika kemenangan Madura United tampak berada di depan mata, Bhayangkara menunjukkan mentalitas hingga detik terakhir.

Sani Rizki Fauzi mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90+2 melalui tembakan dari luar kotak penalti yang memastikan Bhayangkara membawa pulang satu poin.

Oscar menilai timnya sebenarnya memiliki peluang untuk meraih kemenangan jika mampu memanfaatkan kesempatan yang didapat pada penghujung pertandingan.

“Kita seharusnya bisa memenangkan pertandingan jika dua peluang terakhir kita tidak mengenai tiang, selamat kepada semua pemain dan tim, kami mencoba memberikan yang terbaik, pada akhirnya terima kasih Tuhan, kami tidak kalah,” katanya.

Hasil tersebut membuat Bhayangkara tetap mempertahankan rekor belum terkalahkan dalam lima pertandingan awal musim.

Catatan tersebut menjadi modal bagi The Guardians of Saburai untuk menghadapi dua pertandingan kandang secara beruntun.

PSIM Yogyakarta menjadi lawan pertama yang harus dihadapi pada Selasa, sebelum Bhayangkara menjamu PSM Makassar enam hari kemudian.

Pertandingan melawan PSM menjadi tantangan penting karena Juku Eja juga sedang berusaha membangun momentum setelah meraih kemenangan perdana musim ini dengan mengalahkan PSIM Yogyakarta 2-1.

PSM tentu tidak ingin kembali kehilangan poin dalam perjalanan mereka memperbaiki posisi di klasemen.

Namun, Bhayangkara memiliki keuntungan bermain di Stadion Sumpah Pemuda dan tengah membawa kepercayaan diri tinggi setelah belum terkalahkan dalam lima pertandingan.

Bek Bhayangkara, Nehar Sadiki, menilai hasil imbang melawan Madura United menjadi modal positif setelah timnya menjalani dua pertandingan tandang menghadapi Arema FC dan Madura United.

Meski demikian, Nehar mengingatkan timnya masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam mempertahankan keunggulan setelah berhasil mencetak gol lebih dahulu.

“Kami harus memperbaiki bagaimana ketika sudah unggul pada babak pertama, tetapi pada babak kedua tidak bisa mempertahankan kemenangan, itu yang harus kami perbaiki ke depannya,” ujar Nehar.

Evaluasi tersebut menjadi penting karena Bhayangkara akan menghadapi dua pertandingan kandang dengan target kemenangan.

Bagi PSM Makassar, laga kontra Bhayangkara juga menjadi ujian tersendiri karena tuan rumah datang dengan catatan konsisten dan memiliki ambisi mengamankan poin penuh.

Dengan demikian, bukan hanya Persebaya Surabaya yang menjadi lawan berat bagi PSM dalam beberapa pekan ke depan, tetapi Bhayangkara juga telah memasang target jelas untuk menjadikan Juku Eja sebagai salah satu korban berikutnya di Stadion Sumpah Pemuda.

Duel Bhayangkara Presisi Lampung FC kontra PSM Makassar pada 26 Oktober mendatang pun berpotensi menjadi pertarungan menarik antara tuan rumah yang belum terkalahkan dan Juku Eja yang tengah berusaha menjaga momentum kebangkitan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Terjadi Lagi, Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau di Selat Hormuz
• 5 jam lalu
0
thumb
BMKG Prediksi Musim Hujan di Toraja Mulai November, Suhu Pagi Capai 17 Derajat Celsius
• 14 jam lalu
0
thumb
Manfaat Paprika untuk Tubuh yang Sayang Dilewatkan
• 12 jam lalu
0
thumb
Astra Otoparts Jajaki Pasar Ekspor Baru di Amerika Latin dan Mauritius
• 9 jam lalu
0
thumb
3 Pelatih Klub BRI Super League yang Sudah Kena Pecat: Jean-Paul van Gastel Korban Terkini
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.