Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hasil survei menunjukkan 55,3 persen responden puas terhadap kinerja pemerintah dengan program bantuan tepat sasaran dan makan bergizi gratis (MBG) sebagai faktor utama pendorong kepuasan publik.
"Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada akhir September hingga awal Oktober 2026, tingkat kepuasan publik berada di angka 55,3 persen," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, dikutip dari tayangan Metro Hari Ini, Metro TV, Senin, 19 Oktober 2026.
Responden yang menyatakan tidak puas mencapai 40,9 persen. Sisanya, 3,8 persen responden memilih tidak tahu atau tidak menjawab.
Hanta menilai tren tingkat kepuasan publik ini cenderung stagnan. Ia mengungkapkan, alasan utama publik merasa puas adalah karena program bantuan pemerintah yang dinilai tepat sasaran sebesar 16,5 persen, serta adanya pelaksanaan program MBG sebesar 15 persen.
Secara personal, Prabowo Subianto mendapatkan tingkat kepuasan sebesar 52,3 persen. Sementara itu, Gibran Rakabuming Raka memperoleh tingkat kepuasan sebesar 50,9 persen.
Baca Juga :
Kepercayaan Publik ke Pemerintah Prabowo-Gibran Tembus 67 PersenSurvei nasional Poltracking Indonesia diselenggarakan pada awal Oktober 2026 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Pengambilan data lapangan dilakukan pada 30 September hingga 7 Oktober 2026.
Survei ini melibatkan sebanyak 1.220 responden dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Klaster survei menjangkau 38 provinsi di seluruh Indonesia secara proporsional berdasarkan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2024.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan aplikasi oleh pewawancara terlatih, yakni satu pewawancara mewawancarai 10 responden di tiap desa/kelurahan terpilih.
Poltracking mencatat, trand kepuasan tahunan cenderung stabil. Hanta menyebut, pemerintah dinilai berhasil mempertahankan stabilitas tingkat kepuasan.
“Secara trand bisa dikatakan kesimpulannya adalah stabil, tidak mengalami kenaikan tetapi juga tidak turun. Dalam bahasa yang lebih optimis, pemerintah berhasil mempertahankan stabilitas tingkat kepuasan,” ucap Hanta.





Komentar (0)