Saham Eropa Melemah Imbas Kerusuhan Besar di Prancis

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Saham-saham Eropa memulai pekan dengan suram pada Senin (19/10/2026), tertekan oleh meningkatnya ketidakstabilan politik di Prancis.

Saham Eropa Melemah Imbas Kerusuhan Besar di Prancis. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Saham-saham Eropa memulai pekan dengan suram pada Senin (19/10/2026), tertekan oleh meningkatnya ketidakstabilan politik di Prancis.

Dilansir dari Investing, indeks Stoxx Europe 600 turun 0,33 persen pada pembukaan perdagangan hari ini.

Baca Juga:
Prancis Nyaris Resesi, Ekonomi Stagnan pada Kuartal II-2026

Indeks CAC 40 Prancis turun sekitar 1 persen. Negara itu menghadapi aksi protes yang berkembang menjadi kerusuhan selama akhir pekan.

Indeks DAX Jerman turun 0,4 persen, sementara indeks FTSE 100 London tetap stabil.

Baca Juga:
Eropa Kembali Terancam Krisis Utang, Prancis Jadi Sorotan

Sumber utama tekanan di benua Eropa berasal dari Prancis, yang mengalami kerusuhan terburuk dalam beberapa tahun terakhir selama akhir pekan. Ribuan demonstran turun ke jalan di kota-kota besar karena biaya hidup tinggi dan penurunan kualitas layanan publik

Kerusuhan ini mengakibatkan penangkapan massal, kerusakan properti yang luas, dan penjarahan toko-toko ritel.

Baca Juga:
Prancis Hadapi Aksi Jual Obligasi usai Dilanda Kerusuhan Besar

 Kerusuhan akhir pekan lalu menyorot ketidakpuasan politik terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang akhir masa jabatannya semakin ditandai oleh ketidakpuasan sosial, ekonomi yang lemah, dan utang nasional yang membengkak.

Di luar Eropa, pasar akan fokus pada laporan pendapatan kuartal ketiga dari Meta Platforms pada Rabu.

Sementara itu, harga minyak merosot setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang mencabut sanksi dan tarif tertentu terkait transaksi energi Rusia.

Pencabutan tersebut - yang dikeluarkan untuk kepentingan nasional guna mengatasi biaya bahan bakar domestik yang tinggi - diharapkan memungkinkan ekspor bahan bakar Rusia yang lebih luas ke pasar internasional, sehingga meredam kekhawatiran inflasi energi global. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ray Rangkuti Sebut Jokowi Panik soal Isu Ijazah Gibran, Singgung Operasi Politik
• 10 jam lalu
0
thumb
Mendadak Dilarikan ke IGD Akibat Diare, Ria Ricis Tetap Nekat Langsung Kerja
• 20 jam lalu
0
thumb
Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Kubu Jepang jelang Piala Asia 2027
• 16 jam lalu
0
thumb
Buntut Mencuatnya Kasus Pelecehan Seksual, Kemenag Bekukan Sementara Ponpes Dar Et Tauhid
• 1 jam lalu
0
thumb
Jokowi Tak Lagi di Pusat Kekuasaan, Hensa Ungkap Sinyal Bangun Panggung Sendiri
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.