Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Nama Pastor Patricio Alfredo Sánchez Molinari menjadi perhatian publik setelah dirinya meninggal dunia akibat tertimpa salib kayu berukuran besar saat memimpin Misa di Gereja Nuestra Señora del Perpetuo Socorro, Guayaquil, Ekuador, Sabtu (17/10/2026).

Peristiwa tragis tersebut terekam dalam siaran langsung perayaan Misa. 

Video detik-detik salib terlepas dan jatuh menimpa sang pastor kemudian menyebar luas di media sosial hingga menjadi perhatian warganet di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Kabar meninggalnya Patricio Sánchez Molinari dikonfirmasi oleh Keuskupan Agung Guayaquil melalui pernyataan resmi yang ditandatangani Kardinal Luis Cabrera Herrera. 

Pihak keuskupan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar Kongregasi Juru Selamat Mahakudus atau Redemptoris, serta keluarga dan kerabat mendiang.

Di balik peristiwa yang mengejutkan tersebut, Sánchez Molinari dikenal sebagai imam Katolik yang menjalankan pelayanan pastoral di sejumlah komunitas keagamaan di Ekuador.

Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari meninggal usai tertimpa salib saat pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador
Sumber :
  • Facebook/Arquidiócesis de Guayaquil

Sosok Pastor Patricio Alfredo Sánchez Molinari

Patricio Alfredo Sánchez Molinari merupakan pastor asal Cuenca, Ekuador, yang lahir pada 1973. Ia meninggal dunia pada usia 53 tahun setelah insiden salib terjatuh ketika dirinya memimpin Misa di Guayaquil.

Sánchez Molinari merupakan anggota Kongregasi Juru Selamat Mahakudus atau Redemptoris, sebuah kongregasi religius Katolik yang didirikan oleh Santo Alfonsus Maria de Liguori di Italia pada 1732.

Kongregasi tersebut menjalankan kegiatan penginjilan dan pelayanan pastoral, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan pendampingan. 

Spiritualitasnya juga memiliki hubungan erat dengan devosi kepada Bunda Maria Penolong Abadi.

Kehadiran para Redemptoris di Ekuador telah tercatat sejak 1870, ketika mereka mendirikan komunitas awal di Cuenca dan Riobamba.

Pernah Melayani di Paroki San Lorenzo, Vinces

Sebelum bertugas di Guayaquil, Patricio Sánchez Molinari diketahui pernah melayani umat di Paroki San Lorenzo, Vinces, Provinsi Los Ríos, Ekuador.

Ia mengabdikan sebagian perjalanan pelayanannya di wilayah tersebut selama beberapa tahun sebelum kemudian bertugas sebagai pastor paroki Gereja Nuestra Señora del Perpetuo Socorro di Guayaquil.

Gereja tersebut berada di kawasan José Mascote dan Calicuchima, Guayaquil bagian tengah-selatan. 

Di tempat itulah Sánchez Molinari menjalankan tugasnya sebagai pemimpin paroki hingga peristiwa yang merenggut nyawanya terjadi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BI Dorong Pembiayaan Syariah ke Sektor UMKM, Perkuat Pemberdayaan Usaha Berkelanjutan
• 8 jam lalu
0
thumb
Berita Duka! Brigjen TNI Andi Gunawan Tutup Usia, Putra Jenderal Kopassus Legendaris Edi Sudrajat
• 7 jam lalu
0
thumb
Hari Ini! Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Dipersoalkan Roy Suryo, Hakim Bacakan Putusan Sela Hari Ini
• 8 jam lalu
0
thumb
Ricuh di Laga Persita Vs Persija Bikin Laga Tertunda 30 Menit, Shin Tae-yong Soroti Sikap Suporter
• 8 jam lalu
0
thumb
BNPB Desak Pelaku Pembakaran Lahan Diusut Tuntas, Kristomei: Percuma Kita Kerja Keras
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.