JAKARTA - Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI) melalui KBRI Paris dan KBRI Roma terus memantau perkembangan situasi keamanan di Prancis dan Italia menyusul demonstrasi yang berujung rusuh pada Sabtu, 17 Oktober 2026.
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai Warga Negara Indonesia (WNI) yang terlibat maupun terdampak akibat demonstrasi di Prancis dan Italia tersebut.
"Hingga saat ini, KBRI Paris dan KBRI Roma belum menerima laporan mengenai adanya WNI yang terlibat maupun terdampak akibat demonstrasi tersebut," ungkap Heni dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/10/2026).
Heni menyampaikan bahwa KBRI Paris dan KBRI Roma telah mengimbau seluruh WNI di wilayah akreditasi masing-masing agar senantiasa berhati-hati dan mencermati perkembangan situasi keamanan, memantau informasi resmi dari otoritas setempat, serta menghindari lokasi demonstrasi dan kerumunan massa.
"Selain itu, WNI juga diimbau untuk menyesuaikan rencana perjalanan dengan memperhatikan kemungkinan gangguan transportasi umum dan mengikuti arahan otoritas keamanan setempat," ujar Heni.
Heni kembali memastikan bahwa KBRI Paris dan KBRI Roma akan terus memantau perkembangan situasi keamanan pascademonstrasi serta menjaga komunikasi dengan seluruh WNI.
"Dalam kondisi darurat, WNI di wilayah Prancis dan Italia dapat menghubungi Hotline KBRI Paris melalui nomor +33-6-2112-2109 dan Hotline KBRI Roma melalui nomor +39-338-954-2333," tutupnya.
(Rahman Asmardika)





Komentar (0)