Jakarta, VIVA – Hampir 2.400 orang ditahan dalam kerusuhan yang terjadi di Prancis pada Sabtu (17/10/2026), dengan sekitar 1.000 petugas penegak hukum terluka, kata Kementerian Dalam Negeri Prancis.
Seperti dilaporkan stasiun televisi Prancis, BFMTV, Minggu (17/10/2026), kementerian tersebut menyatakan secara spesifik dilakukan penahanan terhadap 2.397 orang serta 997 petugas polisi dan gendarmerie terluka, yang tujuh di antaranya dalam kondisi serius.
Baca Juga :
Demonstrasi Ricuh di Prancis, Balai Kota Berusia 140 Tahun Dibakar hingga Menaranya Runtuh
Macron Tetap Lanjutkan Agenda ke Timur Tengah Meski Kerusuhan Terjadi di Prancis
Aksi protes besar-besaran pada Sabtu (17/10) di Prancis itu terjadi karena meningkatnya biaya hidup dan kenaikan harga di seluruh Prancis.
Unjuk rasa tersebut diwarnai bentrokan antara demonstran dan polisi, kerusuhan, penjarahan, serta aksi vandalisme. (Ant)
Baca Juga :
Macron Murka Usai Demo di Prancis Berujung Kerusuhan, Ancam Hukum Perusuh dan Penjarah
Toko Mewah Dijarah, Bangunan Dibakar, Mengapa Demo di Prancis Memanas?
Demo Ricuh di Prancis Buat Ribuan Ritel Rugi hingga Ratusan Juta Euro






Komentar (0)