CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Setelah menuntaskan perjalanan jauh dengan kemenangan, PSM Makassar kini bersiap menatap laga kandang.
Gelandang Stefan Jevtoski berharap Stadion BJ Habibie, Parepare, dipadati suporter saat Juku Eja menjamu Persebaya Surabaya pada Kamis (22/10) sore.
Harapan itu disampaikan Jevtoski usai timnya mengalahkan PSIM Yogyakarta. Baginya, dukungan dari tribun adalah kebutuhan nyata, bukan sekadar pelengkap pertandingan.
"Saya kira suporter juga harus mengerti bahwa kita akan selalu membutuhkan mereka. Pada saat di situasi-situasi sulit, kita akan membutuhkan mereka terlebih di situasi-situasi sulit," ucapnya.
Ia lalu menyampaikan harapan yang lebih spesifik untuk laga melawan Persebaya.
"Saya berharap untuk pertandingan Persebaya nantinya, pertandingan kandang kami, kita akan mendapati stadion yang penuh, dipenuhi oleh suporter kita," lanjutnya.
Pernyataan itu muncul di tengah momentum yang baru saja kembali ke tangan PSM.
Juku Eja meraih kemenangan perdana di Super League 2026/27 dengan menundukkan PSIM 2-1 pada pekan kelima di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (16/10).
Jevtoski ikut berperan di sana. Fahrul Aditya membuka skor pada menit ke-50, lalu Jevtoski menambah keunggulan pada menit ke-66.
Laga itu sempat berubah menegangkan di akhir. PSM harus kehilangan satu pemain, dan tuan rumah mendapat penalti yang dieksekusi Ze Valente pada menit ke-82 untuk memperkecil skor.
Tiga poin itu mengangkat posisi PSM. Tim kini berada di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan lima poin.
Musim ini masih berjalan awal. Kompetisi dijadwalkan bergulir sejak 4 September 2026 hingga Juni 2027, sehingga setiap angka punya arti penting bagi tim yang ingin memperbaiki posisi.
Di sinilah dukungan suporter terasa relevan. Kemenangan di Bantul menjadi modal kepercayaan diri, tetapi laga kandang melawan Persebaya akan menjadi ujian berikutnya, apalagi Persebaya selalu hadir dengan kekuatan yang tidak bisa dianggap enteng.
Bagi Jevtoski dan rekan-rekannya, tribun yang penuh dan riuh bisa menjadi dorongan tambahan, terutama jika pertandingan berjalan sulit.
Kini, bola ada di tangan para pendukung. Seruan sang gelandang sederhana, "datang, penuhi stadion, dan temani PSM melewati malam di Parepare".





Komentar (0)