Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara merespons Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kembali ambruk pada perdagangan hari ini, Senin (19/10/2026).
Pada pembukaan perdagangan hari ini IHSG dibuka anjlok tajam dan langsung ambruk 4,31% ke level 4.961,87 turun 223 poin poin dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di level 5.863,78.
Menurut Airlangga, pemerintah hanya bisa memantau kondisi pasar saham pada hari ini dan ke depan.
"Nanti kita lihat saja," kata Airlangga saat ditemui di Gedung Bappenas, Jakarta, Senin. "Ya, kita lihat saja," tegasnya lagi saat dimintai penegasan respons pemerintah.
Airlangga mengatakan, pemerintah akan mengadakan rapat khusus dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk merespons kondisi pasar saham itu. Menurutnya, permasalahan masih disebabkan efek sentimen MSCI.
"Nanti kita lihat minggu ini ya, segera," tegas Airlangga.
Ia menilai, penilaian MSCI terhadap pasar saham Indonesia saat ini berseberangan dengan kondisi fundamentalnya.
Sebagaimana diketahui, MSCI pada Jumat lalu menyatakan tengah mempertimbangkan pemindahan Indonesia dari kategori emerging markets menjadi pasar berstatus standalone, hingga menekan sentimen hingga hari ini.
"Salah satu yang paling penting kan sebetulnya evidence-based reform yang sudah dilakukan. Itu yang menjadi kunci. Dan antara MSCI dan dasar ekonomi kita yang solid itu dalam tanda petik tidak berhubungan," kata Airlangga.
(arj/arj)





Komentar (0)