Ancaman Bom, Pesawat dari Tel Aviv ke Wina Mendarat Darurat di Bulgaria

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Bulgaria, VIVA – Pesawaat Austrian Airlines dengan nomor penerbangan OS82 tujuan Tel Aviv, Israel menuju Wina Austria harus melakukan pendaratan darurat di Bulgaria. Pendaratan darurat ini terjadi menyusul dengan ancaman bom. 

Menurut Kementerian Transportasi Bulgaria, awak pesawat menerima ancaman bom saat pesawat berada di dekat perbatasan Rumania. Mereka kemudian memutuskan untuk mendarat di Sofia, ibu kota Bulgaria.

Baca Juga :
Laporan UNICEF: Serangan Israel Tewaskan Lebih dari 340 Anak di Gaza Sejak Gencatan Senjata
Brutal! 3 Juta Buku Lenyap akibat Serangan Israel di Lebanon, Puluhan Perpustakaan Hancur

Melansir laman Al Jazeerah, Senin (19/10), Kementerian Pertahanan Bulgaria kemudian mengerahkan sebuah jet tempur MiG-29 milik angkatan udara negara tersebut mengawal pesawat hingga tiba di Bandara Sofia.

Menurut informasi awal yang disampaikan Kementerian Transportasi Bulgaria, pesawat tersebut membawa enam awak dan 51 penumpang. Seluruh penumpang dan awak telah turun dari pesawat.

Maskapai Austrian Airlines mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa pemeriksaan keamanan telah dilakukan terhadap pesawat tersebut.

"Setelah pemeriksaan pesawat selesai, para penumpang akan dialihkan ke penerbangan alternatif secepat mungkin," kata pihak maskapai.

Kementerian Transportasi Bulgaria menambahkan, tim penanganan krisis telah dibentuk dan pihak berwenang terkait telah memulai penyelidikan atas insiden tersebut.

Berdasarkan data situs pemantau penerbangan FlightAware, pesawat Austrian Airlines OS82 lepas landas dari Bandara Ben Gurion di Tel Aviv pada Minggu pukul 18.46 waktu setempat. Pesawat tersebut kemudian mendarat di Bandara Vasil Levski, Sofia, sekitar tiga jam kemudian, tepatnya pukul 21.43 waktu setempat.

Data Flightradar24 menunjukkan, pesawat memasuki wilayah udara Rumania sekitar pukul 21.10 waktu setempat. Namun, pesawat kemudian berbelok ke selatan dan kembali menuju Bulgaria.

Informasi dari platform pelacakan penerbangan ADS-B Exchange menunjukkan bahwa pesawat tersebut memancarkan kode transponder 7700 pada waktu yang hampir bersamaan. Kode tersebut merupakan sinyal yang digunakan untuk menandakan keadaan darurat umum dalam penerbangan.

Insiden Pesawat Flydubai

Sebelumnnya, pada September lalu, sebuah pesawat Flydubai yang membawa 174 penumpang sedang dalam perjalanan dari Uni Emirat Arab menuju Tel Aviv ketika kopilotnya diduga menyerang pilot menggunakan kapak. Serangan itu diduga dilakukan untuk menjatuhkan pesawat.

Pesawat sempat menukik hingga kehilangan ketinggian sekitar 17.000 kaki atau 5.180 meter. Pesawat akhirnya berhasil dikendalikan kembali oleh pilot Flydubai lainnya setelah para penumpang dan awak pesawat lain melumpuhkan kopilot yang diduga sebagai pelaku.

Baca Juga :
Kemlu RI Buka Suara Usai Israel Tolak Pesawat yang Diawaki Pilot WNI
Israel Larang Pilot dari 31 Negara Termasuk Indonesia Terbang ke Wilayahnya, Ada Apa?
Arab Saudi Tolak Mentah-Mentah Bantuan Militer Israel untuk Lawan Houthi, Ini Alasannya

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hasil Survei PPI soal Simulasi Elektabilitas Cawapres: Dedi Mulyadi Teratas, Lebih Unggul dari Gibran dan AHY
• 3 jam lalu
0
thumb
345 Jamaah RI Gagal Haji Tahun Lalu, Menhaj: Persiapkan Diri dan Jaga Kesehatan
• 3 jam lalu
0
thumb
BCA Lanjutkan Aksi Buyback Saham Periode Oktober 2026
• 26 menit lalu
0
thumb
Kecelakaan Tunggal, Truk Tabrak Separator Transjakarta di Cawang
• 1 jam lalu
0
thumb
Debt Collector Bentrok dengan Ormas di Bandung, Satu Orang Diamankan
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.