Nagoya, Jepang (ANTARA) - Kontingen Indonesia untuk Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 mulai mengejar emas pertama dari sejumlah cabang olahraga yang memainkan partai final di Nagoya, Jepang, Senin.
Komite Paralimpiade Nasional Indonesia atau NPCI melaporkan Indonesia berjuang merebut emas dari cabang-cabang olahraga seperti para menembak, para taekwondo, para judo, para balap sepeda, para angkat berat, para atletik, dan para renang.
Pada cabang para menembak, atlet Rohani turun di nomor R2-womens 10m air rifle standing SH1. Rohani akan menjalani sesi kualifikasi menuju laga final.
Kemudian, di cabang para taekwondo atlet Ria Yulianto akan menghadapi wakil Mongolia Surenjav Ulambayar di nomor womens K44 - 52kg. Jika menang, Ria akan langsung melanjutkan ke babak semi final untuk perebutan tiket final.
Atlet para judo Rafli Ahnaf Shidqi, Junaedi juga akan turun di nomor mens J10 - 70kg dan mens J1 - 60 kg untuk bersaing menuju babak final di Aichi Prefecture Martial Arts Hall.
Baca juga: Sembilan cabang Indonesia jalani agenda prapertandingan di Nagoya
Cabang para balap sepeda juga akan memainkan sesi kualifikasi dan final. Sejumlah wakil Indonesia yang akan tampil yaitu Muhammad Fadli Imammuddin/Sufyan Saori di nomor mens C4-5 1000m time trial, Tifan Abid Alana pada nomor mens C1-2 3000m individual pursuit.
Selain itu, Vanza Mifthahuhul Jannah/Salsa Billa Nimatus Zahra turun di nomor womens B 4000m individual pursuit, dan Nur FendiSalma Mufti Fadilah di nomor mens B 4000m individual pursuit.
Cabang para angkat besi akan memainkan laga final yang diikuti empat wakil Indonesia yaitu Abdul Hadi pada nomor mens up to 49kg, Ni Nengah Widiasih pada nomor womens up to 41kg, Hilman pada nomor mens up to 54kg dan M. Mabruf Arib Dzaki pada nomor mens up to 59kg.
Dua cabang lainnya yaitu para atletik dan para renang juga memainkan laga final. Atlet para atletik Rizal Bagus Saktyono akan bersaing di final mens javelin throw F46, kemudian Karisma Evi Tiarani pada nomor women long jump T42/T44/T61/T63/T64.
Sementara itu, sejumlah cabang lain seperti para memanah, para bulu tangkis, boccia, para tenis meja dan para anggar masih menjalani babak kualifikasi maupun babak gugur.
Baca juga: Langkah awal para bulu tangkis Indonesia sesuai perkiraan
Jadwal Kontingen Indonesia di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Senin (19/10):
- Para menembak - Aichi General Shooting Range Unebata - mulai pukul 10.00 waktu Jepang
- Pukul Para taekwondo - Nagoya City Mizuho Park Gymnasium - pukul 10.00
- Para judo - Aichi Prefectural Martial Arts Hall - pukul 10.00
- Para balap sepeda - Izu Velodrome - pukul 10.10
- Para angka berat - Nagoya City Trade and Industry - pukul 10.30
- Para atletik - Nagoya City Mizuh Park Athletic Stadium - pukul 18.20
- Para renang - Nagoya City General Gymnasium - pukul 18.31.
Baca juga: Jaenal dan Maria bawa bendera Indonesia di pembukaan Asian Para Games
Baca juga: Tiga gunungan jadi simbol target Indonesia di Nagoya
Komite Paralimpiade Nasional Indonesia atau NPCI melaporkan Indonesia berjuang merebut emas dari cabang-cabang olahraga seperti para menembak, para taekwondo, para judo, para balap sepeda, para angkat berat, para atletik, dan para renang.
Pada cabang para menembak, atlet Rohani turun di nomor R2-womens 10m air rifle standing SH1. Rohani akan menjalani sesi kualifikasi menuju laga final.
Kemudian, di cabang para taekwondo atlet Ria Yulianto akan menghadapi wakil Mongolia Surenjav Ulambayar di nomor womens K44 - 52kg. Jika menang, Ria akan langsung melanjutkan ke babak semi final untuk perebutan tiket final.
Atlet para judo Rafli Ahnaf Shidqi, Junaedi juga akan turun di nomor mens J10 - 70kg dan mens J1 - 60 kg untuk bersaing menuju babak final di Aichi Prefecture Martial Arts Hall.
Baca juga: Sembilan cabang Indonesia jalani agenda prapertandingan di Nagoya
Cabang para balap sepeda juga akan memainkan sesi kualifikasi dan final. Sejumlah wakil Indonesia yang akan tampil yaitu Muhammad Fadli Imammuddin/Sufyan Saori di nomor mens C4-5 1000m time trial, Tifan Abid Alana pada nomor mens C1-2 3000m individual pursuit.
Selain itu, Vanza Mifthahuhul Jannah/Salsa Billa Nimatus Zahra turun di nomor womens B 4000m individual pursuit, dan Nur FendiSalma Mufti Fadilah di nomor mens B 4000m individual pursuit.
Cabang para angkat besi akan memainkan laga final yang diikuti empat wakil Indonesia yaitu Abdul Hadi pada nomor mens up to 49kg, Ni Nengah Widiasih pada nomor womens up to 41kg, Hilman pada nomor mens up to 54kg dan M. Mabruf Arib Dzaki pada nomor mens up to 59kg.
Dua cabang lainnya yaitu para atletik dan para renang juga memainkan laga final. Atlet para atletik Rizal Bagus Saktyono akan bersaing di final mens javelin throw F46, kemudian Karisma Evi Tiarani pada nomor women long jump T42/T44/T61/T63/T64.
Sementara itu, sejumlah cabang lain seperti para memanah, para bulu tangkis, boccia, para tenis meja dan para anggar masih menjalani babak kualifikasi maupun babak gugur.
Baca juga: Langkah awal para bulu tangkis Indonesia sesuai perkiraan
Jadwal Kontingen Indonesia di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Senin (19/10):
- Para menembak - Aichi General Shooting Range Unebata - mulai pukul 10.00 waktu Jepang
- Pukul Para taekwondo - Nagoya City Mizuho Park Gymnasium - pukul 10.00
- Para judo - Aichi Prefectural Martial Arts Hall - pukul 10.00
- Para balap sepeda - Izu Velodrome - pukul 10.10
- Para angka berat - Nagoya City Trade and Industry - pukul 10.30
- Para atletik - Nagoya City Mizuh Park Athletic Stadium - pukul 18.20
- Para renang - Nagoya City General Gymnasium - pukul 18.31.
Baca juga: Jaenal dan Maria bawa bendera Indonesia di pembukaan Asian Para Games
Baca juga: Tiga gunungan jadi simbol target Indonesia di Nagoya






Komentar (0)