Amuk Rompi Kuning di Paris, Sejumlah Bangunan Bersejarah Terbakar, Polisi Tangkap 1.800 Orang

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Istambul, VIVA – Setelah diguncang unjuk rasa hingga rusuh dan berujung penjarahan, polisi di Paris, Perancis menangkap 1.800 orang selama sebulan unjuk rasa nasional terkait biaya hidup yang melibatkan kelompok Rompi Kuning di Prancis, kata Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez, Minggu.

Unjuk rasa juga menimbulkan luka fisik bagi petugas keamanan. Lebih dari 500 personel kepolisian, gendarmerie, dan petugas pemadam kebakaran terluka, kata Nunez melalui media sosial X.

Baca Juga :
Paris Semakin Mencekam, WNI Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Jembatan Budaya Boyong Grup Kolintang Rhythm of Minahasa dalam Misi UNESCO di Paris

Kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab, sementara ratusan pelaku usaha mengalami kerusakan material yang cukup besar.

Menurut Kementerian Dalam Negeri, demonstrasi pada Sabtu (17/10) diikuti 550.000 orang di seluruh Prancis, termasuk 110.000 orang di Paris. Sementara itu, penyelenggara memperkirakan jumlah peserta mencapai sekitar 800.000 orang. Aksi melibatkan kelompok Rompi Kuning, serikat pekerja, mahasiswa, dan petani. Meski pawai utama di Paris berlangsung tanpa insiden besar, kekerasan pecah di sejumlah lokasi di luar rangkaian demonstrasi di beberapa kota.

Seorang demonstran meninggal dunia setelah pingsan di Boulevard Magenta, Paris. Polisi melaporkan bahwa orang tersebut mengalami henti jantung dan pernapasan. Surat kabar Le Parisien juga melaporkan bahwa seorang remaja berusia 17 tahun kehilangan satu tangannya setelah terkena granat polisi di Saint-Etienne.

Kepolisian Paris mengumumkan 855 penangkapan, sedangkan kejaksaan secara terpisah melaporkan 720 penangkapan, termasuk 517 orang yang ditahan. Pihak kejaksaan menambahkan bahwa angka tersebut belum final.

Banyak gedung bersejarah ikut terbakar, termasuk balai kota bersejarah di Limoges. Sejumlah toko juga dijarah dan bangunan dirusak di kota-kota lain, termasuk Marseille, Lyon, dan Bordeaux.

Baca Juga :
Presiden Prancis Emmanuel Macron Ikut Jadi Army, Nonton Konser BTS di Paris Bareng Istri
Penampakan Prabowo Salat Idul Adha Bersama Diaspora Indonesia di Paris
Esports World Cup 2026 Resmi Digelar di Paris: Era Baru Turnamen Game Terbesar Dunia Dimulai

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
​Kena Batunya! Obral Ancaman, Ayah Tiri Diringkus Polisi,Mangsa Anak Bawah Umur
• 7 jam lalu
0
thumb
5 Alasan Pilih Puff Rubycell atau Velvet untuk Makeup Wanita
• 8 jam lalu
0
thumb
Gelombang Protes Biaya Hidup Meluas, Kota-Kota di Eropa Bergejolak
• 7 jam lalu
0
thumb
Pemprov Sumut Lakukan Modifikasi Cuaca, Targetkan Hujan Turunkan Kabut Asap
• 6 jam lalu
0
thumb
Real Madrid Hajar Sevilla 4-1, Mbappe Borong Dua Gol
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.