12 Pekerjaan Bergaji Tinggi untuk Lulusan IT 2026, Ada yang Tembus Rp250 Juta Per Bulan!

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Bekerja di bidang teknologi informasi (IT) bukan lagi sekadar menjadi programmer atau menghabiskan waktu di depan komputer untuk menulis kode. Di balik perkembangan kecerdasan buatan (AI), komputasi awan, dan keamanan digital, ada sejumlah profesi dengan bayaran fantastis, bahkan mencapai miliaran rupiah per tahun.

Peluang ini menarik bagi calon mahasiswa maupun lulusan IT yang sedang merencanakan karier. Perusahaan membutuhkan tenaga profesional yang mampu membangun sistem digital, mengolah data, menjaga keamanan informasi, hingga mengembangkan teknologi AI. Keahlian khusus di bidang-bidang tersebut dapat menjadi modal untuk mengejar penghasilan tinggi.

Baca Juga :
Daftar Jurusan Kuliah yang Diprediksi Tetap Dibutuhkan di Era Serba AI, Prospek Kerjanya Cerah hingga 2030!
Intip Peluang Karier Sarjana Komunikasi di 2026, 7 Profesi Ini Ternyata Punya Gaji Selangit!

Berdasarkan proyeksi gaji pekerjaan teknologi di Amerika Serikat untuk 2026, sejumlah posisi memiliki kisaran gaji tahunan di atas US$100.000 atau setara Rp1,8 miliar. Bahkan, beberapa pekerjaan menawarkan proyeksi gaji lebih dari US$170.000, setara Rp3,06 miliar per tahun.

Berikut daftar pekerjaan di bidang IT yang layak dilirik pada 2026, sebagaimana dihimpun dari Business Insider, Senin (19/10/2026). 

1. AI Architect

AI architect menjadi salah satu profesi dengan proyeksi gaji tertinggi di bidang teknologi. Posisi ini bertanggung jawab merancang arsitektur sistem kecerdasan buatan agar dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Pekerjaannya mencakup pemilihan teknologi, integrasi model AI, pengelolaan infrastruktur, hingga memastikan sistem berjalan secara aman dan efisien. Proyeksi gaji tahunan untuk posisi ini mencapai US$175.000 atau setara Rp3,15 miliar.

2. Cloud Architect

Banyak perusahaan memanfaatkan layanan cloud untuk menyimpan data, menjalankan aplikasi, dan mendukung operasional digital. Cloud architect bertugas merancang infrastruktur tersebut agar aman, efisien, dan mampu menangani kebutuhan perusahaan. Profesional di bidang ini perlu memahami jaringan komputer, sistem operasi, keamanan, serta platform cloud. Kemampuan mengelola biaya dan memastikan sistem tetap tersedia juga menjadi bagian penting dari pekerjaannya. Proyeksi gaji tahunan mencapai US$171.750 atau setara Rp3,09 miliar.

3. AI/Machine Learning Engineer

AI dan machine learning memungkinkan komputer mengenali pola, membuat prediksi, serta membantu proses pengambilan keputusan. Machine learning engineer bertugas membangun, menguji, dan menerapkan model pembelajaran mesin ke dalam sistem yang digunakan perusahaan. 

Baca Juga :
Peluang Karier Pengacara Terbuka, Lulusan S1 Hukum Perlu Tahu Tahapan Ini
6 Profesi yang Dinilai Paling Menarik untuk Dijadikan Pasangan
200 Ribu Orang di AS Kehilangan Pekerjaan Akibat AI Sejak 2023

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Payudara Kencang dan Puting Sakit Saat Hamil, Penyebab dan Cara Mengatasinya
• 10 jam lalu
0
thumb
Daftar Juara Denmark Open 2026: Indonesia Curi Gelar lewat Fajar/Fikri, Alex Lanier Cetak Sejarah
• 4 jam lalu
0
thumb
Denny Indrayana Serang Balik Narasi Jokowi, Kelayakan Gibran Jadi Wapres Disentil
• 46 menit lalu
0
thumb
Sebelum Izinkan Anak Menginap di Rumah Teman, Ini yang Perlu Ayah Bunda Pastikan
• 10 jam lalu
0
thumb
Tampil Energik! BABYMONSTER Sukses Menghibur Monstiez di Jakarta
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.