Sumenep: Keteguhan dan kebanggaan seorang pedagang kecil asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur (Jatim), yang tak canggung mengenakan seragam PDI Perjuangan saat berjualan, menggugah perhatian Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah. Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut memberikan bantuan modal usaha untuk mengembangkan warung milik warga bernama Maskina itu.
"Kebanggaan dia berpartai, mengenakan seragam PDI Perjuangan sambil berdagang usai kegiatan partai, ini jarang kita jumpai saat ini. Dalam berpartai, bagi Maskina adalah ruang eksistensi, berpartai baginya adalah panggilan hati, itu yang membuat saya terharu," kata Said di Sumenep, Jawa Timur, Minggu, 18 Oktober 2026.
Baca Juga :
Said Abdullah: MSCI Bukan NabiMaskina, warga Dusun Tanah Lese, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, sehari-hari menggantungkan hidupnya dari warung kecil yang dikelola bersama sang istri. Sebagai simpatisan PDI Perjuangan, ia kerap langsung kembali berdagang tanpa memikirkan risiko perbedaan orientasi politik dari para calon pembelinya.
Bagi Maskina, bantuan modal usaha dari Ketua Banggar DPR RI tersebut menjadi kejutan yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Ia mengaku sangat bersyukur dan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Said Abdullah kepada keluarganya.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim sekaligus Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah. Foto: Dok. Istimewa.
"Sejujurnya saya tidak menyangka mendapatkan perhatian seperti ini. Kebiasaan saya berseragam partai, walaupun saat berdagang, tidak saya maksudkan untuk mencari perhatian, apalagi untuk mendapatkan bantuan. Itu panggilan alamiah saja," ujar Maskina.
Maskina berkomitmen untuk memanfaatkan bantuan modal tersebut sebaik mungkin guna memperluas usaha warung. Sekaligus mengembangkan kembali usaha jahit baju yang pernah ia rintis sejak masa muda.
"Terima kasih banyak kepada Pak Said Abdullah yang sudah memberikan bantuan kepada saya dan keluarga. Saya tidak menyangka akan mendapatkan bantuan ini, semoga bantuan ini menjadi berkah," tutur Maskina.





Komentar (0)